Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siaga Bencana, BPBD Kota Tangerang Gencarkan Edukasi Kebencanaan ke Pemukiman Dekat Sungai

📅 Kamis, 18 Des 2025, 09:23 WIB | Oleh:
Siaga Bencana, BPBD Kota Tangerang Gencarkan Edukasi Kebencanaan ke Pemukiman Dekat Sungai Doc: ANTARA
Ket. BPBD Kota Tangerang sedang melakukan simulasi penanganan kebakaran saat simulasi penanggulangan bencana di Situ Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Rabu (10/12/2025).

TANGERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Provinsi Banten, menggencarkan edukasi kebencanaan dan literasi risiko kepada masyarakat selama masa siaga darurat bencana hidrometeorologi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang, Kamis, mengatakan kegiatan itu untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat terhadap kondisi bencana dan kesiapan ketika terjadi bencana.

Edukasi kebencanaan dilakukan pada wilayah pemukiman yang berada dekat dengan sungai dan kali sebagai antisipasi ketika terjadi peningkatan debit air pada saat hujan deras.

"Kami sampaikan informasi kepada warga untuk siaga ketika ada tanda-tanda kebencanaan, seperti hujan deras maupun angin kencang. Ketika banjir terjadi, warga sudah mengetahui yang akan dilakukan," ujarnya.

Selain edukasi, lanjutnya, selama masa siaga Pemkot Tangerang mengintensifkan berbagai langkah strategis, seperti pemutakhiran dan diseminasi informasi cuaca harian berbasis data BMKG kepada masyarakat.

Lalu penguatan kesiapan personel kebencanaan serta pelaksanaan pelatihan dan simulasi penanganan bencana lintas instansi. Hal ini perlu dilakukan agar semua personel selalu siaga hingga tiga bulan ke depan pada masa siaga.

”Seluruh sektor juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan 24 jam penuh, tujuh hari dalam sepekan, dengan pola koordinasi lintas sektor yang lebih intensif untuk menjamin respons cepat dan terukur terhadap setiap kejadian darurat di wilayah Kota Tangerang,” katanya.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi terkait peringatan dini BMKG yang memprediksi curah hujan di penghujung 2025 hingga awal 2026 berada di atas normal akibat anomali iklim global.

Sepanjang tahun ini tren banjir, genangan, dan angin kencang, juga mengalami peningkatan signifikan, sehingga Pemkot Tangerang mengambil langkah dengan penetapan status siaga darurat bencana.

Ia menegaskan paradigma baru dalam penanganan kebencanaan yakni Tangerang harus bergerak sebelum bencana datang, bukan setelahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rona
Mulai 2027 Grammy Awards Ta...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.