Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Rano Karno Pastikan Revitalisasi Kota Tua Jalan Bareng Operasional MRT

📅 Rabu, 17 Des 2025, 13:40 WIB | Oleh:
Wagub Rano Karno Pastikan Revitalisasi Kota Tua Jalan Bareng Operasional MRT Doc: Pemprov DKI Jakarta

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meninjau langsung kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu (17/12), untuk memastikan penataan dan revitalisasi kawasan bersejarah tersebut berjalan serius dan berkelanjutan. Peninjauan dilakukan seiring selesainya pembangunan stasiun MRT di kawasan Kota Tua.

Dalam peninjauan tersebut, Rano menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menggarap Kota Tua secara menyeluruh, tidak parsial, dan melibatkan banyak pihak lintas sektor. Menurutnya, Kota Tua memiliki nilai sejarah tinggi sehingga penanganannya membutuhkan pendekatan komprehensif.

"Peninjauan hari ini menjadi bukti keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam menggarap Kota Tua. Kawasan ini memiliki sejarah panjang sehingga penanganannya harus dilakukan secara komprehensif," ujar Rano.

Rano menjelaskan revitalisasi Kota Tua merupakan pekerjaan besar yang telah berjalan lebih dari satu dekade dan sempat mengalami jeda. Oleh karena itu, penataan kawasan membutuhkan kolaborasi lintas instansi dan berbagai disiplin keilmuan.

Ia menekankan revitalisasi kawasan harus berjalan beriringan dengan pembangunan transportasi massal, khususnya MRT. Menurutnya, kawasan sekitar stasiun tidak boleh tertinggal saat MRT mulai beroperasi.

"Ketika nanti stasiun MRT selesai dibangun di kawasan ini, penataan Kota Tua harus berjalan bersamaan. Jangan sampai MRT sudah beroperasi, tetapi kawasan sekitarnya belum tertata," tegasnya.

Rano juga memaparkan potensi besar Kota Tua setelah terintegrasi dengan berbagai moda transportasi. Berdasarkan data Galeri MRT, Stasiun Jakarta Kota saat ini melayani hampir 1,3 juta penumpang per hari.

Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah sekitar 500 ribu penumpang dari MRT, belum termasuk pengguna TransJakarta. Dengan demikian, sekitar 2,5 juta orang diproyeksikan beraktivitas di kawasan Kota Tua setiap hari.

"Potensi sebesar ini harus diatur dan dikelola dengan baik agar Kota Tua dapat dinikmati secara nyaman oleh semua pihak," jelas Rano.

Dalam penataan kawasan, Pemprov DKI juga menyiapkan pengaturan aktivitas ekonomi masyarakat agar tetap tertib dan tidak mengganggu kawasan bersejarah, antara lain melalui penataan pedagang kaki lima dan penyediaan area parkir serta ruang usaha.

"Kalau semua ini sudah terwujud, harus diatur dengan baik. Jika tidak, kawasan ini tidak akan bisa kita nikmati bersama," ujarnya.

Lebih lanjut, Rano menyampaikan bahwa Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah secara khusus menugaskannya memimpin revitalisasi Kota Tua. Ke depan, Pemprov DKI akan membentuk kelembagaan khusus untuk memperjelas pembagian tugas antarinstansi.

"Kami akan menindaklanjuti dengan pembentukan kelembagaan dan menyusun secara jelas siapa bertanggung jawab atas apa," tutup Rano.

POIN UTAMA REVITALISASI KOTA TUA

  1. Revitalisasi dilakukan menyeluruh dan berkelanjutan, tidak parsial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
El Nino Bikin Kebutuhan Lis...
Luar Negeri
Chad Mundur dari ICC dan Ik...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Desa Jatiluwih Bali Garap Aktivitas Wisata Treking dan Tanam Padi untuk Dorong Ekonomi Warga

Desa Jatiluwih Bali Garap Aktivitas Wisata Treking dan Tanam Padi untuk Dorong Ekonomi Warga

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.