Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangsel Mulai Mengangkut Sampah

📅 Rabu, 17 Des 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangsel Mulai Mengangkut Sampah Doc: ANTARA/Putra M. Akbar
Ket. Pengendara motor melintas di samping tumpukan sampah yang ditutupi terpal di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (16/12). Pemerintah Kota Tangerang Selatan menutup tumpukan sampah menggunakan terpal untuk solusi darurat karena bau selama masa penataan Tempat Pembuangan Akhir Cipeucang.

TANGERANG - Setelah viral di media sosial soal tumpukan sampah di pinggir jalan, akhirnya Pemkot Tangsel mulai mencicil mengangkut sampah Ciputat dan Serpong untuk dibawa ke tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS3R).

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan di Tangerang, Selasa, mengatakan petugas Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengangkutan tumpukan sampah dari bahu jalan tersebut.

“Saat ini sudah mulai diangkut di beberapa wilayah. Saya minta arahan ke Dinas Lingkungan Hidup manfaatkan TPS3R dulu yang ada. Nanti TPS3R itu hanya sementara saja, setelahnya baru kita angkat ke TPA Cipeucang,” katanya.

Ia mengatakan pengangkutan sampah ke TPS3R dilakukan sementara waktu setelah TPA Cipeucang dilakukan penataan bronjong atau pembangunan jalan ke landfill 2 dan 4. Penataan itu, kata Pilar, akan dilakukan secepat mungkin agar tidak terjadi lagi penumpukan sampah yang mengganggu aktivitas masyarakat di wilayahnya tersebut.

“Secepatnya, saya minta pakai fast track intuk pembangunannya. Mudah-mudahan enggak sampai akhir tahun ya, dalam seminggu dua minggu ini harus selesai,” katanya. Dia menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat terkait adanya penumpukan sampah yang terjadi belakang ini.

“Kami mohon maaf atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan atas ketidaknyamanan selama ini sampah menumpuk di beberapa ruas area utama dan koridor,” kata dia. Sebelumnya, tumpukan sampah memenuhi bawah jalan layang Ciputat dan Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Penumpukan itu telah terjadi selama satu pekan lamanya, diduga karena TPA Cipeucang tengah dilakukan penataan. Tumpukan sampah itu bukan hanya di satu lokasi, melainkan di enam lokasi di jalan tersebut dengan tumpukan terparah di kolong jalan layang Ciputat.

“Sampah menumpuk sudah dari hari Jumat (5/12), hampir satu minggu. Enggak diangkut karena infonya pembuangan TPA-nya tidak boleh, terus tempat sampah yang di pasar juga ditutup, jadi numpuk ini,” ujar salah satu warga Ciputat, Setiawan.

Sampah yang menumpuk hingga jalanan tersebut, didominasi sampah pedagang. Hingga saat ini, kata dia, sampah yang dibiarkan menumpuk itu menimbulkan bau tidak sedap.

Selain di pinggir jalan Ciputat, tumpukan sampah juga terjadi di area Pasar Jombang dan Pasar Serpong. Sampah yang berserakan bahkan meluber ke jalan raya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.