Tangsel Mulai Mengangkut Sampah
📅 Rabu, 17 Des 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Putra M. Akbar
TANGERANG - Setelah viral di media sosial soal tumpukan sampah di pinggir jalan, akhirnya Pemkot Tangsel mulai mencicil mengangkut sampah Ciputat dan Serpong untuk dibawa ke tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS3R).
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan di Tangerang, Selasa, mengatakan petugas Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengangkutan tumpukan sampah dari bahu jalan tersebut.
“Saat ini sudah mulai diangkut di beberapa wilayah. Saya minta arahan ke Dinas Lingkungan Hidup manfaatkan TPS3R dulu yang ada. Nanti TPS3R itu hanya sementara saja, setelahnya baru kita angkat ke TPA Cipeucang,” katanya.
Ia mengatakan pengangkutan sampah ke TPS3R dilakukan sementara waktu setelah TPA Cipeucang dilakukan penataan bronjong atau pembangunan jalan ke landfill 2 dan 4. Penataan itu, kata Pilar, akan dilakukan secepat mungkin agar tidak terjadi lagi penumpukan sampah yang mengganggu aktivitas masyarakat di wilayahnya tersebut.
“Secepatnya, saya minta pakai fast track intuk pembangunannya. Mudah-mudahan enggak sampai akhir tahun ya, dalam seminggu dua minggu ini harus selesai,” katanya. Dia menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat terkait adanya penumpukan sampah yang terjadi belakang ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami mohon maaf atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan atas ketidaknyamanan selama ini sampah menumpuk di beberapa ruas area utama dan koridor,” kata dia. Sebelumnya, tumpukan sampah memenuhi bawah jalan layang Ciputat dan Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).
Penumpukan itu telah terjadi selama satu pekan lamanya, diduga karena TPA Cipeucang tengah dilakukan penataan. Tumpukan sampah itu bukan hanya di satu lokasi, melainkan di enam lokasi di jalan tersebut dengan tumpukan terparah di kolong jalan layang Ciputat.
“Sampah menumpuk sudah dari hari Jumat (5/12), hampir satu minggu. Enggak diangkut karena infonya pembuangan TPA-nya tidak boleh, terus tempat sampah yang di pasar juga ditutup, jadi numpuk ini,” ujar salah satu warga Ciputat, Setiawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sampah yang menumpuk hingga jalanan tersebut, didominasi sampah pedagang. Hingga saat ini, kata dia, sampah yang dibiarkan menumpuk itu menimbulkan bau tidak sedap.
Selain di pinggir jalan Ciputat, tumpukan sampah juga terjadi di area Pasar Jombang dan Pasar Serpong. Sampah yang berserakan bahkan meluber ke jalan raya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!