Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Santunan Korban Bencana di Sumatera Segera Disalurkan, Mensos Pastikan Proses Berjalan

📅 Selasa, 16 Des 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Santunan Korban Bencana di Sumatera Segera Disalurkan, Mensos Pastikan Proses Berjalan Doc: Antara
Ket. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyerahkan bantuan logistik bencana banjir dan longsor ke Gubernur Aceh, Muzakir Manaf di halaman Kantor Gubernur Aceh pada Selasa (16/12).

Banda Aceh - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyatakan pemerintah akan memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Kita terus mengikuti arahan Presiden Prabowo dalam penanganan banjir dan longsor dan akan memberikan tali asih kepada ahli waris, anggota keluarga meninggal dunia sebesar Rp15 juta dan santunan untuk korban luka berat Rp5 juta," kata Mensos Saifullah Yusuf di Banda Aceh, Selasa (16/12).

Pernyataan itu disampaikan di sela-sela menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf di halaman depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Mensos menjelaskan untuk penyaluran tali asih kepada ahli waris korban bencana tersebut akan disalurkan setelah dilakukan asesmen, identifikasi, dan verifikasi bersama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sehingga tepat sasaran.

Setelah diverifikasi dan disinkronkan secara bertahap dengan pemerintah daerah sesuai dengan data korban, kata Mensos, maka tali asih segera disalurkan.

“Jika datanya sudah lengkap, kita akan langsung menyalurkan santunan kepada ahli waris," kata Mensos Saifullah Yusuf.

Kementerian Sosial (Kemensos), kata dia, juga akan menyiapkan bantuan lanjutan untuk pemulihan ekonomi korban bencana banjir dan longsor sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Pemerintah pusat akan melakukan asesmen bersama Pemerintah Aceh serta pemerintah kabupaten/kota agar bantuan tepat sasaran.

Menurut Mensos, dalam pemulihan ekonomi tersebut, pendekatan dilakukan berbasis kebutuhan seperti nelayan, petani, pedagang, yang kebutuhan akan berbeda.

"Artinya, bantuan yang kita salurkan dalam proses pemulihan pasca-bencana sesuai dengan pendataan, sehingga bantuan tersebut tepat sasaran dan sesuai kebutuhan," kata Mensos Saifullah Yusuf.

Dalam penyerahan bantuan lanjutan Kemensos tersebut turut hadir Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan unsur Forkopimda Aceh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
Nasional
Uji Kelayakan dan Kepatutan...

Pelajar Terdampak Karhutla Mulai Kenakan Masker

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pelajar Terdampak Karhutla ...
Ekonomi
Nelayan Sikka Kembali Melau...
Nasional
Bank Mandiri Pastikan Reken...
"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.