Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Detik-Detik Warga Temukan Bangkai Helikopter BK117 D3 di Gunung Belumutan

📅 Kamis, 04 Sep 2025, 02:50 WIB | Oleh:
Detik-Detik Warga Temukan Bangkai Helikopter BK117 D3 di Gunung Belumutan Doc: ANTARA/Sujud Mariono
Ket. Warga lokal, Remisor (kiri) yang pertama kali melihat bangkai helikopter tipe BK117 D3 yang sebelumnya hilang kontak dan ditemukan di kawasan hutan pegunungan, di Posko 3 Desa Emil Baru, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (3/9).

TANAH BUMBU - Bangkai helikopter BK117 D3 milik Estindo Air yang hilang kontak sejak Senin akhirnya ditemukan di lereng curam Gunung Belumutan, Kalimantan Selatan, Rabu (3/9). Tim SAR darat memastikan kondisi helikopter hangus dan hancur, dengan satu jasad berhasil dievakuasi dan tujuh korban lainnya masih dalam pencarian.

Tim Anggrek 1 Cabang Nangka, Remisor, saksi yang pertama menemukan bangkai Helikopter BK117 D3 mengungkapkan setelah melihat serpihan fisik helikopter di hutan Gunung Belumutan, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu pukul 14.45 WITA.

Warga Desa Gunung Raya itu menjelaskan awalnya tim berangkat pada Rabu sekitar pukul 05.00 WITA, di tengah hutan menaiki gunung dan turunan lembah.

“Kami menggunakan titik koordinat yang sebelumnya diberikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Walaupun ada informasi simpang siur, kami tetap pakai petunjuk KNKT,” ujarnya di Desa Emil Baru, Mentewe, Tanah Bumbu, Rabu malam.

Setelah itu, naik ke Gunung Putar, tidak ada hasil dan lanjut ke Gunung Belumutan. Saat tiba di Gunung Belumutan turun sedikit sekitar pukul 14.45 WITA, terlihat bentuk seperti atap pondok.

“Setelah mendekat ternyata bagian ekor helikopter yang terpisah dari badan, kami yakin itu helikopter setelah mendekat,” tutur Remisor.

Dia mengungkapkan bangkai helikopter yang hangus itu berada 300 meter dari puncak Gunung Belumutan, dan sekitar 300 meter dari titik koordinat saat hilang kontak pada Senin (1/9). “Kemiringan tanah di lapangan 75 derajat, medan cukup sulit,” ungkap Remisor.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo dalam konferensi pers di Banjarbaru, Rabu malam, mengatakan bangkai helikopter ditemukan Tim SAR darat sekitar pukul 14.45 WITA.

“Satu jasad ditemukan sekitar pukul 15.53 WITA, berjarak 100 meter dari bangkai helikopter. Sedangkan tujuh jasad lain masih dilakukan pencarian,” ujar dia.

SRU Darat Alpha Team yang dipimpin oleh Adi Maulana (Koordinator Pos SAR Kotabaru) berhasil menemukan reruntuhan badan helikopter di koordinat 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E, sekitar 700 meter dari titik koordinat yang sebelumnya diberikan oleh KNKT.

“Korban telah dilakukan proses body packing dan siap dievakuasi ke Posko Lapangan,” tutur Yudhi.

Helikopter Tipe BK117 D3 milik Estindo Air sebelumnya mengalami hilang kontak saat terbang di sekitar Mentewe, Tanah Bumbu, Provinsi Kalsel pada Senin (1/9) sekitar pukul 08.54 WITA.

Helikopter tersebut membawa delapan orang, terdiri atas seorang pilot, seorang engineer, dan enam penumpang, yakni Capt. Haryanto, Eng Hendra, Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.