PM Albanese Tegaskan Australia Tolak Kekerasan dan Kebencian
📅 Selasa, 16 Des 2025, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S“Amerika Serikat dengan tegas mengutuk serangan teroris di Australia yang menargetkan perayaan Yahudi. Antisemitisme tidak memiliki tempat di dunia ini. Doa kami menyertai para korban serangan mengerikan ini, komunitas Yahudi, serta rakyat Australia,” Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dalam pernyataannya di platform X.
PM Polandia Donald Tusk juga menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga para korban.
“Antisemitisme, di mana pun ia muncul, selalu berujung pada tindakan kriminal. Hari ini, Polandia berdiri bersama Australia dalam masa duka ini,” kata Tusk di X.
Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menghubungi PM Australia Anthony Albanese untuk menyampaikan dukungan, lapor penyiar BFMTV. Dalam pernyataannya, Macron mengatakan Prancis turut berduka atas para korban dan yang terluka.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Prancis menyampaikan simpati kepada para korban, mereka yang terluka, serta orang-orang terkasih mereka. Kami turut merasakan duka rakyat Australia dan akan terus berjuang tanpa henti melawan kebencian antisemit, di mana pun ia terjadi,” ucap Macron.
Iran, yang hubungannya dengan Australia memburuk setelah Canberra pada November menetapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran sebagai organisasi teroris, juga mengecam penembakan tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menekankan penolakan terhadap kekerasan terhadap warga sipil.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sebagai prinsip, Iran mengutuk serangan kekerasan terhadap warga sipil di Sydney, Australia. Terorisme dan pembunuhan massal harus dikutuk, di mana pun itu dilakukan, karena merupakan tindakan ilegal dan kriminal,” kata Baghaei di X.
Dari dalam negeri, Indonesia mengutuk keras aksi kekerasan yang terjadi Pantai Bondi di Sydney, Australia, pada 14 Desember 2025 yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.
Hal itu disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui akun media sosial resmi Kemlu di X, Jakarta, Senin (15/12).
"Indonesia menyampaikan rasa solidaritas kepada Pemerintah dan rakyat Australia di masa yang sulit ini," menurut pernyataan Kemlu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!