Hadapi Medan Berat, Seorang Pendaki Hilang di Gunung Sangeang Api Bima
📅 Selasa, 16 Des 2025, 16:10 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-PVMBG
BIMA -- Seorang pendaki bernama Kifen dilaporkan hilang saat melakukan pendakian menuju puncak Gunung Sangeang Api, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Minggu (14/12).
Koordinator Pos SAR Bima M Darwis di Bima, Senin, mengatakan pihaknya menerima laporan orang hilang setelah upaya pencarian mandiri oleh rekan korban tidak membuahkan hasil hingga Senin pagi.
"Peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (13/12), sekitar pukul 13.00 Wita, ketika empat orang, masing-masing Meri, Aldin, Kafun, dan Kifen, berangkat menuju puncak Gunung Sangeang Api dengan tujuan berburu kambing liar yang banyak ditemukan di kawasan puncak gunung tersebut," ujarnya.
Ia menjelaskan rombongan tiba di lokasi peristirahatan Karombo sekitar pukul 19.00 Wita dan bermalam di lokasi itu.
"Keesokan harinya, Minggu (14/12) pagi, Aldin dan Kifen lebih dulu melanjutkan pendakian menuju puncak, sementara Meri dan Kafun masih berada di lokasi peristirahatan untuk memasak dan menyiapkan perbekalan," katanya.
Sekitar pukul 08.00 Wita, kata Darwis yang alumnus Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) itu, Meri dan Kafun menyusul ke arah puncak. Dalam perjalanan, keduanya bertemu Aldin yang sudah turun kembali dari jalur pendakian.
"Namun hingga beberapa jam berlalu, Kifen tidak kunjung muncul dan tidak tiba di titik pertemuan yang telah disepakati bersama. Karena sudah melewati batas waktu yang disepakati, rekan-rekannya mulai merasa khawatir," katanya.
Rombongan kemudian melakukan pencarian mandiri, dengan menyusuri jalur pendakian, naik hingga puncak dan turun kembali ke lokasi pertemuan awal. Namun, hingga Senin pagi, korban belum berhasil ditemukan.
Dia mengatakan laporan kehilangan tersebut telah ditindaklanjuti dengan persiapan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dengan melibatkan unsur terkait serta mempertimbangkan kondisi medan dan cuaca di Gunung Sangeang Api.
"Upaya pencarian akan dilakukan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan," ujarnya.
Gunung Sangeang Api dikenal memiliki medan terjal dan vegetasi lebat, sehingga pendaki diimbau selalu memperhatikan perencanaan perjalanan, perlengkapan keselamatan, serta komunikasi selama melakukan aktivitas di kawasan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!