Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tunjang Kegiatan Belajar-Mengajar, Komdigi Salurkan Internet Gratis ke Sekolah Terdampak Bencana di Sumut

📅 Minggu, 14 Des 2025, 13:07 WIB | Oleh:
Tunjang Kegiatan Belajar-Mengajar, Komdigi Salurkan Internet Gratis ke Sekolah Terdampak Bencana di Sumut Doc: antara foto
Ket. Bantuan internet gratis dari Komdigi ke sekolah di Sumut.

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyalurkan bantuan nternet gratis ke sejumlah sekolah terdampak bencana banjir di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar yang sempat terganggu akibat bencana.

“Semoga dukungan kemanusiaan dari sisi konektivitas ini dapat menunjang pengajaran digital sejalan dengan program Bapak Presiden," ujar Menkomdigi Meutya Hafid dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Minggu (14/12).

Dalam hal ini, Kemkomdigi bekerja sama dengan MyRepublic memberikan bantuan internet gratis sebesar 500 mbps selama satu tahun kepada enam sekolah terdampak bencana banjir di Provinsi Sumatera Utara.

Selain pemberian bantuan internet, Menkomdigi Meutya dalam acara Roketin Generasi Tunas Digital di SMA Dharmawangsa Medan, Sabtu (13/12),juga mengukuhkan Duta Roketin Generasi Tunas Digital sebagai upaya membangun budaya digital yang beretika di lingkungan sekolah.

Duta dari kalangan siswa ini akan bertugas memberikan sosialisasi tentang Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS) dan cara menggunakan ruang digital yang aman kepada teman-teman sebayanya.

Anak-anak, lanjut Menkomdigi Meutya, juga diminta untuk menyosialisasikan kepada teman-temannya tentang pentingnya penundaan usia untuk masuk media sosial sesuai dengan tumbuh kembang pada anak.

Menurut Meutya, upaya untuk melindungi anak di ruang digital tidak cukup hanya melalui regulasi, tetapi perlu dibarengi dengan praktik nyata di lingkungan terdekat anak, termasuk keteladanan dari orang tua dan guru.

"Kalau anak-anaknya tidak boleh bersosial media, guru-gurunya juga jangan di depan anak-anaknya main sosmed. Jadi guru kita harapkan bisa memberikan contoh yang baik," kata Meutya.

Meutya menekankan pentingnya menjaga anak agar tidak memiliki adiksi terhadap media sosial karena berisiko mengganggu tumbuh kembang dan kesehatan mental anak.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya turut mengapresiasi fasilitas internet gratis yang disediakan untuk sekolah-sekolah di Provinsi Sumatera Utara.

Surya berharap bantuan tersebut dapat memperkecil kesenjangan digital antarsekolah dan mendorong inovasi metode pembelajaran.

"Kami berkomitmen memastikan bahwa seluruh peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk menikmati pendidikan digital," ujar Wagub Sumut Surya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.