Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sulteng Minta Aktivitas Pertambangan Patuhi Aturan Perizinan

📅 Minggu, 14 Des 2025, 05:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sulteng Minta Aktivitas Pertambangan Patuhi Aturan Perizinan Doc: Antara
Ket. Pemprov Sulteng sosialisasi dan inventarisasi PETI dalam rangka pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala).

Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong aktivitas tata kelola pertambangan yang sesuai aturan, tertib perizinan, dan aman di wilayah Sulawesi Tengah.

“Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tidak hanya melanggar hukum tetapi juga membahayakan ekosistem dan bahkan jadi pemicu lahirnya konflik sosial di masyarakat,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sulteng Rudi Dewanto dalam keterangannya di Palu, Sabtu (13/12).

Karena itu, ia menekankan bahwa kesadaran kolektif menjaga lingkungan menjadi kunci dalam menangkal maraknya aktivitas PETI.

Menurut dia, pelaku PETI umumnya tidak memiliki model organisasi usaha yang jelas sehingga tidak mampu memenuhi persyaratan perizinan pertambangan. 

Ia mengatakan kondisi tersebut mendorong mereka beroperasi di luar ketentuan yang berlaku dan mengabaikan dampak lingkungan dan keselamatan kerja karena bekerja tanpa mematuhi aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Penertiban PETI bukan untuk mematikan ekonomi, tetapi untuk memastikan kegiatan pertambangan berjalan dengan selamat, bermartabat, dan memberikan manfaat,” ujarnya.

Ia mengapresiasi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang telah melaksanakan sosialisasi dan inventarisasi PETI dalam rangka pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala) sebagai upaya pencegahan dan pembinaan yang efektif ke pelaku usaha tambang.

Ia mencontohkan kondisi di Provinsi Bangka Belitung, di mana banyak lubang bekas penambangan timah ilegal yang terbengkalai dan menjadi titik rawan bencana banjir sehingga kondisi serupa tidak boleh terjadi di Sulawesi Tengah.

Oleh karena itu, ia mendorong terwujudnya tata kelola pertambangan daerah yang lebih baik, tertib perizinan, aman dijalankan, ramah lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin seluruh pihak menunjukkan komitmen nyata untuk mewujudkan kegiatan pertambangan yang tertib, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

58 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.