Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Greg Nwokolo Sebut Indra Sjafri Rangkap Jabatan: “Pelatih Harus Siap Bertanggung Jawab”

📅 Jumat, 12 Des 2025, 13:11 WIB | Oleh:
Greg Nwokolo Sebut Indra Sjafri Rangkap Jabatan: “Pelatih Harus Siap Bertanggung Jawab” Doc: Kompas

JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, menjadi sorotan keras usai kekalahan timnya dari Filipina pada laga Grup C SEA Games 2025. Kritik paling tajam datang dari mantan pemain Timnas Indonesia, Greg Nwokolo, yang secara terbuka menegur sikap sang pelatih.

Indonesia tumbang 0-1 dari Filipina di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Senin (8/12/2025). Gol tunggal Otu Banatao menjadi penentu hasil yang sekaligus mencatat sejarah pahit: ini adalah pertama kalinya Indonesia kalah dari Filipina di ajang SEA Games. Kekalahan tersebut membuat peluang Garuda Muda menuju semifinal semakin berat.

Indonesia kini wajib menang besar atas Myanmar pada laga Jumat (12/12). Selain itu, nasib Garuda Muda juga bergantung pada hasil duel Vietnam vs Malaysia di Grup B yang diharapkan tidak berakhir imbang.

Usai pertandingan, Indra Sjafri menyampaikan kekecewaannya terhadap performa para pemain. Ia menyebut anak asuhnya tidak menjalankan instruksi yang telah dilatih sebelumnya. Pernyataan itulah yang kemudian memicu respons keras dari Greg Nwokolo.

Menurut Greg, seorang pelatih memiliki waktu penuh selama pertandingan untuk melakukan evaluasi, bukan menyampaikan keluhan seusai laga. Ia menilai komentar Indra di konferensi pers justru menunjukkan hal yang tidak semestinya dibuka ke publik.

“Drama muncul lagi. Coach Indra, kalau pemain tidak menjalankan instruksi, anda mempunyai 90 menit untuk melakukan evaluasi. Bicara setelah laga di media justru terlihat lucu. Hasil ini tetap tanggung jawab anda,” tulis Greg melalui akun Instagram @greg11n.

Tak berhenti di situ, Greg juga menyentil posisi ganda yang kerap disorot publik: apakah Indra ingin fokus sebagai pelatih atau direktur teknik. Greg menilai keduanya tidak bisa dijalankan secara bersamaan.

“Coach Indra harus jelas mau jadi apa. Pelatih atau direktur teknik. Kalau Dirtek, berhentilah menjadi pelatih dadakan. Kalau pelatih, ya harus siap bertanggung jawab seperti pelatih lain saat gagal,” ujarnya.

Greg menambahkan bahwa PSSI memiliki banyak figur berkualitas yang layak mengisi posisi tersebut. Ia menegaskan bahwa sepak bola Indonesia bukan tempat untuk kepentingan kelompok tertentu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transfer ke Daerah Menjadi ...

Ada Harapan dari Sepak Takraw Berempat untuk Menambah Medali

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ada Harapan dari Sepak Takr...

Pertamina Patra Niaga Umumkan Harga BBM Per 1 Oktober

44 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pertamina Patra Niaga Umumk...
Advertisement
Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.