Jalan Provinsi Rusak dan Ditanami Pohon Pisang, Gubernur Sulsel: Hambat Rencana Perbaikan
📅 Rabu, 08 Jul 2026, 07:35 WIB | Oleh: Sriyono
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan aksi penanaman pisang di jalan yang rusak justru dapat menghambat proses perbaikan jalan yang terus dilakukan Pemprov Sulsel melalui skema Multi Years Project (MYP).
Andi Sudirman dalam keterangannya di Makassar, Rabu (8/7), sekaligus meluruskan maksud pernyataannya terkait jalan provinsi yang rusak dan ditanami pohon pisang pada Peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Maros di Gedung DPRD setempat.
"Jangan disalahartikan. Maksud saya, kalau badan jalan ditanami pohon pisang atau dipenuhi benda-benda lain, tentu akan menghambat rencana perbaikan," ujar Gubernur.
Menurut Gubernur, pernyataan itu bukan berarti Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak akan memperbaiki ruas jalan tersebut tetapi mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang justru menghambat proses penanganan jalan.
Gubernur menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tetap berkomitmen melaksanakan Program Pembangunan Jalan Provinsi 1.000 Kilometer melalui skema Multi Years Project (MYP) yang dikerjakan secara bertahap sesuai skala prioritas, kesiapan teknis, dan kemampuan anggaran.
Komitmen tersebut saat ini terus diwujudkan melalui pelaksanaan pekerjaan di berbagai daerah. Pada 5 Juli 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah melaksanakan peresmian Paket 6 MYP yang dipusatkan di ruas Bua–Rantepao di Kabupaten Luwu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Paket ini menangani kurang lebih 20 ruas jalan yang tersebar di sembilan kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah.
Selain itu, progres pekerjaan juga terus berjalan pada paket-paket lainnya. Di Paket 1 hingga Paket 5, sejumlah ruas telah memasuki tahap pengaspalan, pembangunan drainase, bahu jalan, dinding penahan tanah, hingga preservasi jalan di berbagai wilayah, antara lain Gowa, Makassar, Sidrap, Wajo, Soppeng, Bone, Barru, Pinrang, Enrekang, dan Pangkep.
Saat Peringatan Hari Jadi Maros ke 67, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman juga meresmikan dimulainya duplikasi/pelebaran Jembatan Sungai Maros A yang berada pada jalan poros Maros - Makassar dan selama ini menjadi salah satu titk kemacetan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami memahami harapan masyarakat agar seluruh jalan provinsi yang rusak segera diperbaiki. Insya Allah semuanya akan ditangani secara bertahap," ujarnya.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan pembangunan dengan tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat pekerjaan maupun mengganggu keselamatan pengguna jalan," lanjut Gubernur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!