Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalan Provinsi di Agam tak Bisa Dilalui Kendaraan Akibat Terban

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 16:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jalan Provinsi di Agam tak Bisa Dilalui Kendaraan Akibat Terban Doc: ANTARA/Yusrizal
Ket. Kapolres Agam AKBP Muari meninjau jalan yang terban di Labuah Sampiak, Jorong Gunggun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Rabu (24/6).

Lubuk Basung -- Jalan provinsi menghubungkan Padang Koto Gadang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menuju Kota Bukittinggi tidak bisa dilalui kendaraan roda empat akibat terban setelah hujan cukup deras melanda daerah itu, Rabu siang.

Kapolres Agam AKBP Muari di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan badan jalan terban berada di Labuah Sampiak, Jorong Gunggun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, sekitar pukul 11.00 WIB.

"Kondisi badan jalan terban dengan kedalaman 15 meter dan pada bagian lain ada perbukitan, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua," katanya.

Ia mengatakan jalan itu satu-satunya jalan menghubungkan Padang Koto Gadang menuju sejumlah kecamatan di Agam maupun Bukittinggi.

Ia mengimbau masyarakat yang akan melewati ruas jalan tersebut untuk memonitor perkembangan situasi, karena badan jalan terban akibat longsor, sehingga hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Selain itu, jalan lingkar atau jalan kabupaten dari Koto Alam, Kecamatan Palembayan menuju Lubuk Basung melewati Batu Kambing, Kecamatan Ampek Nagari belum bisa dilalui kendaraan roda empat dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

"Sementara ini tidak ada jalan alternatif, karena jalan lingkar di Batu Kambing juga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat," katanya.

Ia menyatakan telah berkoordinasi dengan Pemkab Agam supaya mempercepat perbaikan jalan ini, karena kedua-duanya jalan menuju Palembayan yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Langkah bersama Pemkab Agam bakal melakukan koordinasi dengan warga untuk pembuatan saluran air, karena air ini secara terus-menerus mengikis badan jalan, menyebabkan tebing menjadi longsor.

"Harus dipercepat pembuatan saluran air, agar tidak mengikis tebing jalan. Mengingat jalan provinsi, telah dilaporkan ke Pemprov Sumbar supaya segera membuat jalan alternatif," katanya.

Wali Nagari atau Kepala Desa Salareh Aia Rizal Islami mengatakan jalan terban akibat hujan cukup deras melanda daerah itu pada Rabu pagi.

"Badan jalan hanya tinggal beberapa meter karena beberapa kali terban usai bencana hidrometeorologi melanda daerah itu akhir November 2025," katanya.

Sebelumnya, jalan terban akibat banjir bandang melanda daerah itu pada akhir November 2025.

Setelah itu, jalan kembali terban dan pada April 2026 sehingga tinggal sekitar dua meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Kemendag Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemendag Dorong UMKM Tembus...

Kemehut Perkuat Integritas Pasar Karbon Indonesia

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemehut Perkuat Integritas ...
Nasional
DJP Tindak 38 Perusahaan Ba...
Ekonomi
Bulog Bantah Beras Jadi Pen...
Advertisement
Desil 1 Otomatis Diterima Kerja di Jobfair Karawang

Desil 1 Otomatis Diterima Kerja di Jobfair Karawang

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.