Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Bantul Minta Perayaan Tahun Baru Tidak Berlebihan

📅 Jumat, 12 Des 2025, 20:02 WIB | Oleh:
Bupati Bantul Minta Perayaan Tahun Baru Tidak Berlebihan Doc: antara foto
Ket. Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meminta warga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk tidak mengadakan pesta maupun kegiatan perayaan Tahun Baru secara berlebihan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Bupati Halim mengatakan, menjelang libur Natal dan Tahun Baru dipastikan terjadi kenaikan intensitas pengunjung dan kegiatan di Bantul, karenanya keamanan dan kenyamanan ini yang paling utama.

"Maka saya menyerukan warga Kabupaten Bantul dalam peringatan Nataru atau pesta yang akan dilaksanakan haruslah dilakukan dengan cara yang baik, cara yang dapat menjamin keamanan kenyamanan siapa saja," katanya di Bantul, Jumat (12/12).

Bupati Halim mengatakan, saat ini bangsa Indonesia sedang berduka menyusul adanya kejadian bencana di berbagai daerah seperti banjir dan longsor di Sumatera, bahkan di wilayah Bantul sendiri ada kejadian longsor hingga memutus akses jalan di Imogiri.

"Apalagi di tengah Indonesia sedang berduka, saya serukan jangan ada pesta yang berlebihan, di mana itu akan menimbulkan rasa luka bagi saudara saudara kita yang terkena bencana," katanya.

Bupati Bantul berharap agar kegiatan perayaan akhir tahun dilakukan dengan kegiatan yang positif, yang proporsional, tidak berlebihan, dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan orang lain.

"Misalnya petasan tidak boleh ada lagi, apalagi ini musimnya cuaca yang semakin ekstrem, kita harus lebih fokus kepada penanggulangan bencana dan fokus kepada kepedulian kita kepada saudara-saudara kita yang terkena bencana itu," katanya.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul Jati Bayu Broto mengatakan akan melakukan koordinasi terkait pesta kembang api, karena pergantian tahun biasanya sering disemarakkan dengan rangkaian acara pesta kembang api.

"Dan kalau penggunaan petasan itu jelas dilarang. Karena kita punya peraturan daerah larangan membunyikan petasan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Uzbekistan Kemas Air Mineral 5 Liter Berbentuk Dumbbell

24 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Uzbekistan Kemas Air Minera...
Nasional
BMKG: Hari Ini Berpotensi T...
Daerah
Makassar Buka Audisi Terbuk...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.