Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilkades Serentak se-Indramayu di 139 Desa Gunakan e-Voting, Pertama Kalinya di Jabar

📅 Kamis, 11 Des 2025, 08:02 WIB | Oleh:
Pilkades Serentak se-Indramayu di 139 Desa Gunakan e-Voting, Pertama Kalinya di Jabar Doc: antara foto
Ket. Pilkades serentak di Indramayu, Jabar.

INDRAMAYU - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H Toto Suharto menilai penerapan electronic voting (e-voting) dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2025 di Kabupaten Indramayu, Jabar, mempercepat proses pemungutan suara dalam pesta demokrasi di tingkat desa tersebut. Ini menjadi sejarah besar bagi pesta demokrasi di Jabar karena untuk kali pertama diterapkan.

Toto dalam keterangannya di Indramayu, Rabu (10/12), mengatakan Komisi I DPRD Jabar sudah melakukan pengawasan langsung di sejumlah Tempat Pemungutan dan Penghitungan Suara (TPPS), khususnya di Desa Pekandangan dan Kertacila.

Kehadiran Komisi I DPRD Jabar, kata dia, merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap penggunaan teknologi dalam tata kelola pemerintahan desa.

“Pengawasan dilakukan secara langsung, karena pelaksanaan Pilkades serentak ini menggunakan aplikasi e-voting,” katanya.

Ia menyampaikan penggunaan e-voting dalam Pilkades Indramayu, merupakan program kerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat yang menjadi mitra Komisi I DPRD Jabar. 

Oleh karena itu, pihaknya memastikan aplikasi yang dikembangkan DPMD Jabar itu berjalan dengan baik saat digunakan oleh panitia Pilkades.

“Jadi kami lakukan pengawasan langsung, tentang bagaimana penggunaan aplikasi berbasis teknologi tersebut,” ujarnya.

Dalam pemantauan tersebut, pihaknya mendapati masyarakat di Indramayu terlihat antusias dalam mengikuti proses pemilihan, sementara alur pemungutan suara berjalan lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

“Warga terlihat semangat dan pelaksanaan berjalan lebih cepat dari Pilkades secara konvensional,” katanya.

Ia mengingatkan perlunya pengawasan ketat terhadap penggunaan aplikasi tersebut, meski penerapan e-voting dinilai memberikan banyak manfaat.

Menurut dia, sistem digital tetap memiliki potensi gangguan teknis sehingga diperlukan pemantauan menyeluruh agar hasil pemilihan tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Meski banyak manfaatnya, aplikasi itu tetap buatan manusia. Jadi harus tetap mendapat pengawasan ketat,” ucap dia.

Pilkades serentak di Kabupaten Indramayu tahun ini digelar di 139 desa. Setelahnya pesta demokrasi serupa akan dilaksanakan di daerah lain di Jabar pada 28 Desember 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.