Mobil MBG Tabrak Siswa SDN Kalibaru 01, Gubernur Pramono Pastikan Semua Biaya Ditanggung Pemprov
📅 Kamis, 11 Des 2025, 12:15 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Pemprov DKI Jakarta
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengunjungi RSUD Koja untuk melihat langsung kondisi para siswa dan guru SDN Kalibaru 01 Cilincing yang menjadi korban kecelakaan mobil dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (11/12). Kunjungan tersebut dilakukan bersama Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap insiden yang mengguncang warga sekolah.
Menurut Gubernur Pramono, kecelakaan tersebut terjadi secara tiba-tiba karena sopir kendaraan tidak mampu mengendalikan laju mobil saat memasuki area sekolah. Ia menjelaskan bahwa mobil MBG setiap hari melayani distribusi makanan dan insiden ini terjadi karena sopir baru kehilangan kendali ketika pintu sekolah dalam kondisi tertutup.
"Mobil MBG ini sebenarnya setiap hari mengantar makanan ke lokasi tersebut. Namun, karena sopirnya berganti dan pintu sekolah sedang tertutup, kendaraan masuk dengan kecepatan yang tidak terkontrol, sehingga menabrak murid dan guru yang berada di sana," paparnya.
Pramono menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan akan ditanggung penuh oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai komitmen pemerintah terhadap keselamatan warga. Ia menekankan bahwa instruksi telah diberikan kepada jajaran rumah sakit untuk memastikan seluruh korban ditangani tanpa proses administratif yang berbelit.
"Saya sudah menyampaikan kepada dua Direktur RSUD, serta kepada Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, bahwa seluruh biaya ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov DKI Jakarta," tandasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini terdapat 21 korban yang sedang menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan berbeda di Jakarta Utara. Dari jumlah tersebut, lima korban dirawat di RSUD Koja yang terdiri atas satu guru dan empat siswa, sementara enam korban lainnya ditempatkan di RSUD Cilincing.
"Saya sudah melihat langsung lima korban yang dirawat di RSUD Koja. Mudah-mudahan tidak ada kondisi yang lebih parah. Saya betul-betul berdoa, dan saya telah memerintahkan Direktur RSUD Koja serta RSUD Cilincing untuk memberikan pelayanan terbaik. Jika diperlukan tindakan bedah atau lainnya, saya meminta agar diberikan dukungan penuh," pungkasnya.
Korban lainnya yang berjumlah sepuluh orang masih menunggu keterangan lanjutan dari pihak medis, termasuk kebutuhan tindakan lebih lanjut berdasarkan kondisi masing-masing. Situasi ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah terus memantau perkembangan korban dari waktu ke waktu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Insiden yang terjadi di lingkungan sekolah ini menjadi pengingat penting mengenai standar keselamatan dalam operasional kendaraan pelayanan publik. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disebut akan melakukan evaluasi terhadap prosedur pengiriman makanan sebagai bagian dari upaya mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Sejauh ini, pihak sekolah dan keluarga korban mendapatkan pendampingan dari pemerintah kota serta jajaran dinas terkait. Pemprov DKI Jakarta memastikan bahwa kebutuhan mendesak korban akan menjadi prioritas, termasuk akses layanan medis dan dukungan psikologis.
Pramono menambahkan bahwa pemerintah akan terus meningkatkan pengawasan pada program-program berbasis layanan masyarakat seperti Makanan Bergizi Gratis. Ia menilai bahwa keselamatan warga, khususnya anak-anak, harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan yang melibatkan mobilisasi sarana transportasi.
Situasi di RSUD Koja hingga kini masih dipenuhi aktivitas tenaga medis yang memberikan perawatan intensif kepada para korban. Pihak rumah sakit juga memastikan bahwa seluruh fasilitas yang dibutuhkan telah disiapkan untuk mempercepat pemulihan guru dan siswa yang terdampak insiden ini.
Dengan penanganan yang terus berjalan, Pemprov DKI Jakarta berharap seluruh korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa. Pemerintah juga sedang menghimpun laporan lengkap untuk memastikan penyebab kecelakaan dapat ditangani melalui langkah evaluasi yang komprehensif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!