Luar Biasa, Hampir 100 Persen Rekening Warga Papua Dijamin
📅 Kamis, 11 Des 2025, 04:12 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAYAPURA - Ini boleh dibilang hasil maksimal Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), di mana sebanyak 99,96 persen atau sekitar 4,52 juta rekening nasabah Papua telah tercakup dalam program penjaminan simpanan hingga Desember 2025.
Deputi Kepala Kantor Perwakilan LPS III Sulawesi, Maluku, Papua Prayitno Amigoro di Jayapura, Rabu, mengatakan capaian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh rekening masyarakat di Papua telah berada dalam perlindungan negara.
"Perlindungan yang dilakukan ini menjadi bagian dari upaya LPS dalam menjaga stabilitas sektor perbankan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat Papua agar menyimpan dan mengelola dananya di lembaga keuangan formal," katanya usai kegiatan LPS Media Meetup di Kota Jayapura, Papua Rabu.
Menurut Prayitno, untuk itu dengan capaian penjaminan hingga 99,96 persen ini, dapat dikatakan bahwa hampir seluruh nasabah di Tanah Papua simpanannya telah dijamin negara melalui LPS. "Tingkat penjaminan yang tinggi tersebut menggambarkan bahwa perbankan di Papua berada dalam kondisi yang sehat dan diawasi dengan baik," ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa penting bagi masyarakat untuk memahami batas maksimum penjaminan LPS agar mengetahui jenis simpanan yang sepenuhnya dilindungi sesuai ketentuan yang berlaku. "Kami juga mendorong masyarakat di Papua untuk tetap aktif memanfaatkan layanan perbankan resmi, karena melalui lembaga yang diawasi pemerintah, simpanan akan lebih aman dan terjamin," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menambahkan selain itu, LPS terus melakukan sosialisasi edukatif kepada masyarakat dan insan media agar informasi mengenai penjaminan simpanan dapat tersampaikan secara akurat dan luas. "Dengan berbagai upaya tersebut kami berharap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan formal di Papua semakin meningkat dari waktu ke waktu," ujarnya.
Genjot Nasabah Muda
Sementara itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) II Surabaya mengalokasikan dana khusus untuk menggenjot jumlah rekening khususnya nasabah generasi muda dengan besaran mulai Rp75 ribu hingga Rp100 ribu per rekening.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami beri saldo Rp75 ribu sampai Rp100 ribu tanpa ada kewajiban tertentu, jadi itu gratis," kata Kepala Perwakilan LPS II Surabaya Bambang Samsul Hidayat di sela kunjungan kerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bali di Surabaya. Meski begitu dia tidak mengungkapkan jumlah total anggaran yang dialokasikan secara tahunan itu.
Bambang menjelaskan pemberian dana saldo gratis itu diberikan ketika melakukan literasi dan inklusi keuangan yang menyasar pelajar dan mahasiswa di wilayah kerjanya. Adapun LPS II Surabaya memiliki wilayah kerja di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan seluruh provinsi Kalimantan.
Dalam satu kali kegiatan, imbuh dia, pihaknya dapat memberikan saldo kepada 100 hingga 1.000 orang nasabah muda baru. "Kami tidak ada anggaran khusus tapi setiap kegiatan kami anggarkan itu 100, 500 sampai rata-rata 1.000 orang, semua kami beri saldo," ucapnya.
Bambang menjelaskan program literasi dan inklusi keuangan itu sejalan dengan program simpanan pelajar (Simpel) yang dilaksanakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan penambahan jumlah rekening atau penambahan saldo nasabah generasi muda itu, pihaknya mengharapkan dapat menggenjot perekonomian daerah dan menambah basis masyarakat menabung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!