Kepala Desa Huta Julu Ungkap Akses Desa Terdampak Longsor Tapanuli Utara Mulai Normal
📅 Kamis, 11 Des 2025, 17:25 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Sugandi
TAPANULI UTARA - Dua pekan banjir dan longsor membuat sejumlah desa terisolasi. Namun kini akses menuju Desa Huta Julu di Kecamatan Parmonangan mulai terbuka.
Kepala Desa Huta Julu, Godang Manalu mengatakan, ada banyak titik longsor. "Longsor dari Kantor Camat Parmonangan ada 30 longsor," kata Godang di Kantor Camat Parmonangan, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Rabu (10/11).
Ia mengatakan, akses sudah bisa dilalui kendaraan roda empat. Namun, ia mengingatkan kondisi masih perlu penanganan lanjutan.
Meski demikian, kata dia, masih ada dua dusun yang belum bisa ditembus. Ia berharap, Dusun I dan Dusun II segera terbuka.
Selain itu, jaringan listrik di wilayah tersebut sudah kembali normal. Sebelumnya listrik padam selama seminggu akibat longsor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengeluhkan masih langkanya bahan bakar minyak di desa. "BBM langka dan aktivitas warga terhambat," ujar dia.
Warga terpaksa berjalan kaki untuk memenuhi kebutuhan harian. Kondisi ini terjadi sejak awal bencana melanda.
Terbukanya akses memungkinkan bantuan kembali masuk ke desa. Warga menerima beras serta pakaian dari pos camat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perangkat Desa Risma memastikan, bantuan dibagikan segera. "Masyarakat datang dan menandatangani daftar penerima," kata Risma.
Ia mengatakan, setiap warga membawa pulang sembako sesuai kebutuhan. Bantuan mencakup bahan pokok penting.
Longsor berdampak pada 350 kepala keluarga di wilayah tersebut. Sawah dan perkebunan warga juga mengalami kerusakan berat.
Bantuan yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng dan mie instan. Warga berharap bantuan terus mengalir hingga kondisi pulih. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!