Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini 5 Tren Digital yang Bakal Berkembang Pesat 2026 Prediksi Meta

📅 Rabu, 10 Des 2025, 17:57 WIB | Oleh:
Ini 5 Tren Digital yang Bakal Berkembang Pesat 2026 Prediksi Meta Doc: ANTARA/Adimas Raditya
Ket. Country Director Meta untuk Indonesia, Pieter Lydian dalam paparan perkembangan teknologi Meta AI yang digelar di Jakarta, Rabu (10/12).

JAKARTA - Perusahaan teknologi Meta memprediksi lima tren digital dan sosial akan berkembang pesat pada 2026 dan mendorong cara baru bagi bisnis dalam memperkuat hubungan dengan pelanggan.

Country Director Meta untuk Indonesia, Pieter Lydian mengatakan bahwa tren yang akan membentuk perilaku digital masyarakat dan bisnis dua tahun ke depan mencakup kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi, business messaging, AI-powered creator loop, video dan live commerce, serta perdagangan lintas batas (cross-border shopping).

“Perubahan perilaku belanja masyarakat bergerak sangat cepat. Saat orang ingin membeli produk, mereka ingin bisa bertanya langsung, menilai kualitas, hingga mendapat rekomendasi instan. Semua itu difasilitasi oleh AI dan percakapan dalam aplikasi pesan,” kata Pieter dalam pemaparan tren teknologi Meta di Jakarta, Rabu (10/12).

Meta menilai AI akan semakin menjadi titik awal pengguna dalam menemukan informasi dan produk, di mana pengguna dapat bertanya langsung kepada AI mengenai kecocokan produk, riset, hingga rekomendasi gaya.

Di Indonesia, adopsi teknologi ini bahkan sudah terlihat kuat. Data Meta menunjukkan 79 persen UMKM di Indonesia telah menggunakan AI di platform digital, terutama untuk pemasaran (65 persen) dan layanan pelanggan (61 persen).

“Ke depan, lebih banyak proses akan otomatis. AI dapat membantu bisnis menghemat biaya dan meningkatkan produktivitas secara signifikan,” ujarnya.

Meta juga mencatat pergeseran besar dari interaksi statis ke percakapan melalui WhatsApp, Instagram DM, dan Messenger.

Ia menyebut, konsumen kini lebih nyaman menanyakan ketersediaan barang, pengiriman, hingga spesifikasi teknis lewat chat.

Contohnya, chatbot WhatsApp milik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) disebut meningkatkan produktivitas empat kali lipat dan mampu menyelesaikan 80 persen pertanyaan publik melalui bot.

Pieter juga menyebut kreator kini menjadi jalur penting yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Dengan bantuan AI, kreator dapat mempercepat lokalisasi konten, memprediksi tren, hingga membuat rekomendasi personalisasi.

“Model kreator berbasis AI akan menciptakan siklus baru yang lebih kuat antara konten dan penjualan. Cerita bisa berubah menjadi transaksi secara real-time,” katanya.

Tidak hanya itu, video juga disebut sebagai salah satu strategi utama perdagangan digital.

Pieter mengungkapkan, hampir dua juta pengiklan Meta kini memakai generative AI untuk memproduksi materi video yang lebih relevan, adaptif, dan variatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Urban Farming Hapus Citra B...
Luar Negeri
Trump Yakin Teheran Izinkan...
Luar Negeri
Jepang Layangkan Protes ata...
Nasional
Pemerintah Perlu Percepat E...
Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.