Busana Muslim RI Siap Kuasai Dunia: Ekosistem Kreatif Jadi Senjata Utama
📅 Rabu, 10 Des 2025, 20:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARAHO-Kemendag
JAKARTA – Industri modest fesyen atau busana muslim nasional terus menunjukkan dinamika positif sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.
Dengan populasi muslim yang besar dan meningkatnya kesadaran akan gaya berbusana yang sesuai syariat namun tetap modern, pasar domestik menjadi fondasi kuat bagi pelaku industri.
Namun, nilai strategis sektor ini sebenarnya terletak pada peluang global: tren modest fashion dunia terus berkembang seiring meningkatnya permintaan dari Timur Tengah, Eropa, hingga Asia Selatan.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menekankan bahwa industri modest fesyen atau busana muslim nasional memiliki peluang besar untuk menguasai pasar domestik dan menembus pasar global melalui penguatan ekosistem industri kreatif.
Dalam pembukaan Modest Summit 2026 di Jakarta, Rabu (10/12), Budi menyebut kolaborasi antara desainer dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi fondasi utama dalam kemajuan modest fesyen tanah air.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Salah satu aspek penting yang dimiliki teman-teman di industri fesyen adalah kemampuan berkolaborasi. Kami ingin terus mendukung pengembangan ekosistem ini agar industri, desainer, dan konsumen dapat tumbuh bersama," katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (10/12).
Ia mengatakan agar produk lokal lebih diminati konsumen dalam negeri, maka kualitas produk, promosi, dan ekosistem distribusinya harus diperkuat.
Upaya ini juga termasuk melalui pasar niaga elektronik dan kerja sama dengan ritel modern.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, kunci untuk menguasai pasar dalam negeri adalah memiliki produk yang berdaya saing agar konsumen sadar bahwa produk lokal tak kalah unggul dengan produk luar negeri.
Selain fokus pada penguatan pasar domestik, Mendag mengajak pelaku usaha modest fesyen untuk merambah ke pasar ekspor. Langkah ini diharapkan dapat memperluas pangsa pasar produk Indonesia di kancah internasional.
Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag), nilai ekspor modest fesyen pada periode Januari-Oktober 2025 mencapai 7,1 miliar dolar AS atau naik 3,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Ekspor modest fesyen Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif, yaitu 3,13 persen dalam kurun waktu lima tahun terakhir, yaitu dari 6,9 miliar dolar AS pada 2020 menjadi 8,4 miliar dolar AS pada 2024.
Selain itu, Kemendag telah menyelenggarakan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 pada 6-9 November 2025 di Jakarta. Ajang tersebut telah dihadiri beragam pembeli, baik dalam negeri dan luar negeri, dengan capaian transaksi sekitar 19,5 juta dolar AS.
Untuk meningkatkan capaian tersebut, Kemendag memiliki program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!