Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asean Mencekam: Thailand Gempur Pangkalan Militer Kamboja

📅 Rabu, 10 Des 2025, 23:40 WIB | Oleh:
Asean Mencekam: Thailand Gempur Pangkalan Militer Kamboja Doc: AFP/Arnun Chonmahatrakool
Ket. Seorang pria berdiri di depan sebuah rumah, yang diyakini telah rusak akibat tembakan artileri Kamboja selama bentrokan di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja di provinsi Sa Kaeo, Thailand, pada Selasa (9/12).

BANGKOK - Komando Wilayah Angkatan Darat ke-1 Thailand menyatakan, Rabu (10/12), gugus tugas angkatan darat dan angkatan udaranya melancarkan serangan udara gabungan dengan pesawat tempur F-16 ke pangkalan militer Kamboja di seberang perbatasan dari Ban Nong Chan, Provinsi Sa Kaeo.

Dilaporkan Xinhua, menurut sejumlah laporan media Thailand, Rabu, seiring meluasnya cakupan konflik Thailand-Kamboja, Angkatan Laut (AL) Kerajaan Thailand telah memobilisasi unit laut, darat, dan udaranya untuk mempertahankan area perbatasan Chanthaburi-Trat.

Sejumlah laporan menyatakan bahwa kapal-kapal patroli AL telah dikerahkan ke area tersebut untuk melakukan patroli dan pemantauan selama 24 jam, serta bersiaga menghadapi eskalasi apa pun.

Pihak AL juga memperingatkan kepada seluruh kapal penangkap ikan Thailand agar menghindari area perbatasan laut dengan Kamboja dan segera melaporkan setiap kemunculan kapal perang Kamboja.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan kepada media lokal di Bangkok, Rabu, dirinya tidak menerima kontak atau koordinasi apa pun dari pihak Kamboja dan saat ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan negosiasi.

Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow menuturkan kepada media asing pada Selasa (9/12) bahwa situasi saat ini tidak kondusif untuk melakukan mediasi pihak ketiga, dan Kamboja bertanggung jawab untuk mengambil inisiatif dalam upaya deeskalasi ketegangan.

Konflik perbatasan Kamboja-Thailand kembali memanas sejak Minggu (7/12) sore waktu setempat. Kedua pihak saling menuduh pihak lain memulai serangan dan mengonfirmasi adanya korban. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
bni
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Erupsi Mencapai 700 Meter, ...

Gempa Jepang dan Gempa Kolombia

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Gempa Jepang dan Gempa Kolo...

Semifinal Toronto Open Ketemukan Dua Pemain Keras

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Semifinal Toronto Open Kete...

Pegawai Kemensos Main Judol? Skrining Mulai Diterapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Pegawai Kemensos Main Judol...

Sekitar 50.000 Masjid Serentak Dibersihkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Sekitar 50.000 Masjid Seren...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.