Anda Berlibur ke Bali? Ini Tips Bertemu Lumba-lumba di Tengah Laut Pantai Lovina
📅 Rabu, 10 Des 2025, 17:15 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti
BALI - Melihat pemandangan munculnya sekelompok lumba-lumba di area Pantai Lovina menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan dan mancanegara.
Namun tentunya, ada beberapa hal yang perlu anda persiapkan sebelum bertemu dengan mamalia yang terkenal sebagai salah satu hewan terpintar di dunia itu.
Menurut Sales Manager The Lovina Bali Yetty Meoko saat ditemui di Bali, Rabu (10/12), wisatawan yang datang dapat melihat lumba-lumba di pagi hari sekitar pukul 06.00 sampai 08.00 WITA, dengan menggunakan perahu tradisional nelayan yang ditopang oleh dua buah pilar besar yang memanjang di tiap sisinya.
Jika ingin mengikuti tur, pengunjung harus membayar terlebih dahulu sebesar 150 ribu rupiah untuk dewasa dan anak-anak 75 ribu rupiah belum termasuk dengan pajak. Biaya tersebut sudah termasuk perahu, pelampung keselamatan dan melihat lumba-lumba selama sekitar 1,5 jam.
Wisatawan juga dapat menikmati pengalaman turun dan bergelantungan di dua sisi perahu untuk berenang di laut ketika bertemu lumba-lumba.
Sebaiknya Anda baca juga:
Disarankan untuk menggunakan pakaian yang nyaman seperti kaos, baju renang dan sandal anti air karena wisatawan akan berada di tengah laut dan terciprat oleh air selama perjalanan bertemu lumba-lumba. Wisatawan juga akan turun dalam air di tepi pantai yang licin untuk naik ke atas perahu.

Wisatawan menaiki perahu tradisional untuk bertemu lumba-lumba di Pantai Lovina, Bali Utara. (Antara/Hreeloita Dharma Shanti)
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi yang membawa anak-anak pastikan kondisinya sehat karena Bali Utara terkenal dengan udaranya yang dingin dan sejuk.
Gunakan tabir surya (sunscreen) agar kesehatan kulit tetap terjaga dari sinar matahari selama berada di tengah laut.
Semakin pagi berangkat, wisatawan juga akan melihat matahari terbit yang menambah keindahan dari pemandangan lumba-lumba bermain di sekitar Pantai Lovina. Apalagi posisinya berada di daerah yang dikelilingi oleh perbukitan hijau dengan langit yang cerah dan bersih bak lukisan.
Namun, wisatawan mesti bersabar karena lumba-lumba hanya dapat cepat muncul jika berada dekat dari pantai. Selain itu, lumba-lumba yang muncul tak melulu berjumlah tetap.
Dikarenakan hewan itu hidup berkelompok, wisatawan butuh keberuntungan untuk melihatnya dalam jumlah yang sangat banyak atau atraksi meloncat ke atas permukaan laut.
Dalam pengalaman ketika mengikuti Familiarization Trip (Famtrip) bertajuk "Hidden Bali: Serenity, Natureand Sustainability" yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata, pewarta Antara cukup beruntung karena dapat melihat langsung 7 lumba-lumba, dimana satu anaknya melakukan atraksi dengan riang seakan menyapa pengunjung yang datang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!