Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Warga Manokwari Belum Terima BLTS Kesra, PT Pos Ungkap Alasannya!

📅 Selasa, 09 Des 2025, 18:25 WIB | Oleh:
Ribuan Warga Manokwari Belum Terima BLTS Kesra, PT Pos Ungkap Alasannya! Doc: ANTARA/Ali Nur Ichsan
Ket. Penyaluran BLTS Kesra di Kantor Pos Cabang Manokwari.

MANOKWARI - PT Pos Indonesia Cabang Manokwari mencatat baru 7.584 dari 11.629 penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra yang telah mengambil bantuan hingga 8 Desember 2025. 

Masih ada 4.045 warga yang belum mencairkan dana, sementara sejumlah penerima dinyatakan tidak memenuhi syarat karena berstatus ASN, honorer, hingga TNI–Polri.

Executive Manager PT Pos Indonesia Cabang Manokwari Lindra Haryanto Rajaguguk di Manokwari, Senin, mengatakan masih terdapat 4.045 penerima yang belum mengambil bantuan dan pelayanan verifikasi masih terus dibuka.

“Hari ini kami masih melayani masyarakat yang mengecek nama. BLTS Kesra diberikan sebesar Rp900 ribu per orang,” ujarnya.

Ia menyebutkan, realisasi anggaran yang sudah tersalurkan mencapai Rp6,8 miliar dari total alokasi Rp10 miliar. Mekanisme penyaluran tetap sama seperti bansos sebelumnya, yakni penerima manfaat datang langsung membawa KTP elektronik.

Pengambilan BLTS Kesra juga boleh diwakilkan, namun hanya oleh anggota keluarga yang namanya tercantum dalam Kartu Keluarga.

Dalam menyalurkan bantun tersebut, PT Pos juga melakukan verifikasi kepada penerima, dimana jika berdasarkan KTP penerima merupakan ASN, honorer, atau TNI–Polri, maka bantuan tidak dapat dibayarkan meskipun namanya terdata.

Ia menjelaskan, Pos Indonesia diberi mandat untuk menyalurkan sekaligus menyalurkan, sedangkan penetapan data penerima sepenuhnya merupakan kewenangan Kementerian Sosial.

“Karena itu, ada sebagian penerima yang tidak bisa dibayarkan bantuannya karena sudah menjadi pegawai, PNS, honorer, hingga TNI-Polri, sehingga realisasi diperkirakan tidak mencapai 100 persen,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembayaran BLTS Kesra dilakukan di Kantor Pos Cabang Manokwari serta kantor cabang pembantu (KCP) di Sidey, Masni, Prafi, dan Warmare.

Khusus KCP Masni, pembayaran juga dilakukan melalui pengumpulan masyarakat di kantor desa sebagai simpul massa.

“Pembayaran dilakukan sejak 25 November sampai 10 Desember 2025. Kami juga mendapat informasi adanya tambahan 1.000 penerima, tetapi belum bisa dibayarkan karena undangan belum dicetak,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Manokwari untuk penyampaian informasi tambahan penerima kepada masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.