Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI Kerahkan 30.864 Personel di Aceh

📅 Senin, 08 Des 2025, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNI Kerahkan 30.864 Personel di Aceh Doc: Antara
Ket. Wakil Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen TNI Osmar Silalahi (kedua dari kiri), memberikan keterangan kepada wartawan di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (7/12/2025).

JAKARTA - Wakil Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen TNI Osmar Silalahi, mengungkapkan, sebanyak 30.864 personel TNI telah dikerahkan untuk membantu percepatan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat (Sumbar).

“Sampai dengan saat ini, prajurit TNI yang diterjunkan langsung ke daerah terjadinya bencana berjumlah 30.864 orang terdiri dari Angkatan Darat, Angkatan Laut maupun Angkatan Udara,” kata dia, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (7/12).

Dia menerangkan personel tersebut berasal dari personel yang berdinas di daerah terdampak bencana dan personel yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Selain personel, ketiga matra TNI juga mengerahkan berbagai arsenal dalam rangka percepatan penanganan bencana, antara lain 18 pesawat yang terdiri dari Airbus A400M, Lockheed C-130 Hercules, Cassa NC212i, dan Cessna Caravan.

Kemudian 36 unit helikopter dari berbagai jenis, serta 16 kapal laut yang terdiri dari 14 kapal perang TNI AL, dan 2 kapal Landing Craft Utility dari ADRI TNI AD.“Kami kerahkan (alutsista) baik untuk mengangkut bantuan maupun untuk mengangkut personel,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan total bantuan logistik yang telah dikirimkan ke daerah bencana berjumlah 1.559 ton, dengan 26 ton logistik telah dibagikan langsung ke masyarakat melalui metode airdrop.

Tunjuk Kasad

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak untuk memimpin Satuan Tugas Percepatan Perbaikan Jembatan yang putus karena bencana banjir bandang, khususnya di Provinsi Aceh.

“Saya tunjuk nanti Kasad sebagai Satgas Percepatan Perbaikan Jembatan untuk membantu PU (Pekerjaan Umum) dan pemerintah daerah,” kata Presiden Prabowo saat meninjau jembatan bailey (jembatan darurat portabel) di Sungai Teupin Mane, Bireuen.

Presiden menjelaskan bahwa Kasad Jenderal Maruli akan membantu Kementerian Pekerjaan Umum dan pemerintah daerah untuk melakukan percepatan pembangunan jembatan yang putus akibat bencana banjir bandang di Provinsi Aceh.

Menurut Presiden, penugasan Kasad untuk memimpin satgas tersebut karena TNI AD memiliki banyak pasukan, mulai dari konstruksi, pembangunan, hingga teritorial. Prabowo pun meminta seluruh kekuatan, baik dari elemen TNI, Polri, dan pemerintah daerah serta pusat, bahu-membahu bersama rakyat untuk pemulihan bencana.

“Jembatan bailey seberat sekitar 50 ton ini adalah jembatan sementara yang juga dapat berfungsi sebagai jembatan permanen dalam kondisi darurat,” tulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sungai Teupin Mane yang awalnya memiliki luas 100 meter, sejak bencana banjir menjadi lebih lebar, yakni 180 meter. Berdasarkan hasil identifikasi Balai Teknis Kementerian PU, di Provinsi Aceh terdapat 46 titik longsor dan 34 titik banjir yang berdampak pada 35 ruas jalan nasional serta 14 jembatan putus.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi menyebut status tanggap darurat bencana alam di wilayahnya berpotensi besar diperpanjang mengingat sebagian besar kabupaten dan kota masih melaksanakan penanganan darurat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.