Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Sebut Banjir Rob yang Terjadi di Jakarta Akibat Supermoon

📅 Senin, 08 Des 2025, 15:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pramono Sebut Banjir Rob yang Terjadi di Jakarta Akibat Supermoon Doc: ANTARA
Ket. Truk melintasi banjir rob yang menggenangi Pelabuhan Sunda Kelapa di Jakarta Utara, Jumat (5/12/2025).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menjelaskan banjir rob yang terjadi beberapa hari lalu di sejumlah wilayah Jakarta, khususnya Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu akibat fenomena supermoon atau purnama perige.

“Kemarin memang rob yang terjadi karena bulan supermoon. Jadi, supermoon itu bulan penuh,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Utara, Senin (8/12).

Sejak 15 hari yang lalu, lanjut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah menyiapkan antisipasi banjir rob seperti di Muara Baru, Muara Angke, R.E Martadinata, dan sebagainya.

“Sebenarnya kami sudah mengantisipasi sejak awal. Dalam 10 bulan pemerintahan yang saya pimpin, saya sudah langsung ini menjadi prioritas,” ujar Pramono.

Dia pun mengingatkan kepada masyarakat bahwa ke depan banjir rob masih akan terjadi. Oleh karenanya, pihaknya akan terus melakukan antisipasi di beberapa titik untuk menghadapi hal tersebut.

Selain itu, Pemprov DKI juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pelindo, dan Dinas Sumber Daya Air (SDA).

Pramono pun bersyukur Jakarta bisa mengantisipasi banjir rob sejak jauh-jauh hari. Salah satunya adalah dengan menyiapkan pompa air yang dimiliki Pemerintah Jakarta.

Selain itu, Pemprov DKI juga telah sudah menyiapkan anggaran untuk melanjutkan pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di Pluit, Muara Angke hingga Kali Lencong pada tahun depan.

“Di tahun 2026, kami sudah menganggarkan untuk melanjutkan NCICD untuk Pluit sepanjang 530 meter, Muara Angke 350 meter, Kali Lencong 750 meter,” kata Pramono.

Kendati demikian, Pramono tak merinci besaran anggaran yang telah disiapkan oleh Pemprov DKI tersebut.

Pada tahun ini, NCICD yang sudah terbangun meliputi kawasan Ancol sepanjang 1,2 kilometer, tanggul mitigasi Muara Angke 1,1 kilometer dan Bywalk Pluit sebesar 400 meter dari 600 meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
Jambore Onthel Nasional 202...
Nasional
Museum Nasional Indonesia B...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.