Duh! Harga Bawang dan Cabai Melonjak Jelang Akhir Tahun, Cuaca Buruk dan Distribusi Macet Bikin HAP Sekadar Angka
📅 Senin, 08 Des 2025, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis“Kalau di daerah bencana itu kan memang yang kena bencana ditangani khusus dengan bantuan. Tapi di sekitarnya, yang tidak terjadi bencana, pasokan ada, terkendali,” tutur Budi.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan laporan asosiasi, komoditas daging dan telur saat ini dalam kondisi surplus sehingga tidak diperkirakan menjadi sumber tekanan harga menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).
Budi menegaskan pemerintah akan terus memantau perkembangan harga bawang, cabai, dan komoditas utama lainnya, serta meminta pemerintah daerah segera berkoordinasi jika terjadi lonjakan harga di pasar.
“Kalau nanti ada lonjakan atau kekurangan pasokan, kita harus cepat komunikasi karena setelah Nataru ada Imlek dan puasa yang waktunya berdekatan,” ungkapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, berdasarkan data pemantauan harga pangan nasional dari situs Badan Pangan Nasional per Senin (8/12), cabai rawit merah tercatat naik 6,34 persen dari hari sebelumnya menjadi Rp72.277 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting naik 1,58 persen menjadi Rp61.454 per kilogram.
Lebih lanjut, telur ayam ras naik 1,36 persen menjadi Rp31.365 per kilogram dan beras medium naik 1,16 persen menjadi Rp13.660 per kilogram. Di sisi lain, bawang merah turun 2,64 persen menjadi Rp47.729 per kilogram dan Minyakita turun 0,44 persen menjadi Rp17.602 per liter.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!