Sysmex Perkuat Peran Diagnostik dalam Kesehatan Populasi di 10th Sysmex Scientific Seminar
📅 Sabtu, 06 Des 2025, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Sysmex
Di tengah meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular di Indonesia, yang kini bertanggung jawab atas sekitar 73% dari seluruh kematian nasional menurut data WHO, kebutuhan akan deteksi dini dan diagnosis yang akurat menjadi semakin mendesak. Dengan urgensi tersebut, PT Sysmex Indonesia (“Sysmex Indonesia”) kembali menggelar 10th Sysmex Scientific Seminar, sebuah forum ilmiah dua tahunan yang menghadirkan para dokter ahli patologi klinik, dokter spesialis, akademisi, dan pemangku kepentingan kesehatan nasional untuk memperkuat peran diagnostik dalam mendukung kesehatan populasi yang berkelanjutan.
Dengan tema “Diagnostics at the Core: Strengthening Foundations for Sustainable Population Health,” seminar ini menyoroti peran penting pemeriksaan diagnostik oleh laboratorium sebagai fondasi dalam mewujudkan ketahanan kesehatan nasional, sejalan dengan agenda Transformasi Kesehatan 2025–2029 Kementerian Kesehatan RI yang menekankan pendekatan promotif, preventif, dan deteksi dini penyakit.
Indonesia tengah menghadapi beban ganda penyakit (double disease burden): meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker di tengah masih tingginya penyakit menular seperti tuberkulosis dan sepsis. Kondisi ini menuntut penguatan sistem deteksi dini yang akurat dan terjangkau agar setiap individu dapat memperoleh intervensi tepat waktu sebelum penyakit berkembang menjadi kronis atau fatal.
Melalui sesi ilmiah lintas bidang meliputi hematologi, urinalisis, dan hemostasis, seminar ini menghadirkan inovasi diagnostik terkini yang dapat langsung diimplementasikan dalam praktik klinis, mulai dari parameter lanjutan pada sepsis, evaluasi anemia dan thalassemia, hingga analisis koagulasi lanjutan untuk deteksi gangguan trombosis. Setiap topik dirancang untuk membantu dokter dan laboratorium mengoptimalkan pemeriksaan dasar yang krusial sehingga diagnosis lebih cepat, terapi lebih tepat, dan biaya layanan kesehatan lebih efisien.
Acara ini juga menghadirkan para pakar kesehatan diagnostik dan kesehatan populasi terkemuka, termasuk dr. Maria Endang Sumiwi, MPH, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, yang memberikan pandangan strategis terkait arah transformasi layanan primer dan peran diagnostik dalam mendukung program deteksi dini dan skrining nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Emilani Nababan, S.Si, Apt, MBA, Presiden Direktur PT Sysmex Indonesia, menyampaikan dalam sambutan pembukaannya:
“Selama dua dekade Sysmex Indonesia berkomitmen menghadirkan inovasi diagnostik yang tidak hanya mutakhir, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan nasional. Melalui forum ini kami ingin mengajak para praktisi kesehatan bersama-sama memperkuat peran diagnostik sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit di Indonesia.”
Sementara itu, Frank J. Buescher, Presiden dan CEO Sysmex Asia Pacific Pte. Ltd., menekankan pentingnya inovasi berbasis data untuk meningkatkan kesehatan populasi:
“Inovasi diagnostik tidak lagi berhenti pada hasil pemeriksaan, melainkan menjadi bagian dari ekosistem data yang mendukung pengambilan keputusan klinis dan kebijakan kesehatan. Melalui teknologi terintegrasi seperti Caresphere dan analisis berbasis machine learning, kami berupaya mendukung negara-negara termasuk Indonesia dalam membangun sistem kesehatan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.”
Seminar ini juga menyoroti peran digitalisasi dan data-driven diagnostics yang mendukung harmonisasi hasil antar fasilitas dan pengambilan keputusan klinis yang lebih konsisten, sejalan dengan fokus pemerintah pada integrasi sistem informasi kesehatan nasional.
Sully Kosasih, Medical Scientific & Public Affairs Manager PT Sysmex Indonesia, menambahkan: “Melalui seminar ilmiah ini, Sysmex ingin menegaskan bahwa pemeriksaan diagnostik bukan sekadar alat bantu klinis individual, tetapi pilar utama kesehatan populasi. Dengan deteksi dini yang tepat, kita dapat menekan beban penyakit kronis, mempercepat pengobatan efektif, dan mendukung sistem kesehatan yang lebih tangguh dan efisien.”
Sysmex Indonesia meyakini bahwa keberlanjutan kesehatan masyarakat bergantung pada kolaborasi antara tenaga medis, pemerintah, dan industri diagnostik. Melalui forum seperti Sysmex Scientific Seminar, kolaborasi tersebut terwujud dalam bentuk nyata mempertemukan inovasi sains dengan kebutuhan kesehatan publik untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat Indonesia.[email protected]
Sysmex Corporation (Jepang) adalah perusahaan teknologi kesehatan global yang menyediakan solusi inovatif dalam diagnostik laboratorium dan manajemen informasi kesehatan, dengan kantor pusat di Jepang. PT Sysmex Indonesia, sebagai afiliasi dari Sysmex Corporation (Jepang), telah melayani industri kesehatan Indonesia sejak tahun 2002 sebagai perusahaan in-vitro diagnostic, yang menawarkan solusi menyeluruh bagi rumah sakit dan laboratorium. Solusi tersebut mencakup peralatan diagnostik laboratorium yang komprehensif untuk hematologi, urinalisis, koagulasi, kimia klinik, flowcytometry dan imunologi, serta layanan sistem informasi laboratorium (LIS). Selain itu, PT Sysmex Indonesia bersama para mitra juga menyediakan layanan Hospital Information System (HIS) dan Electronic Medical Record (EMR) untuk mendukung transformasi digital di bidang kesehatan di Indonesia.
Dengan visi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui inovasi, Sysmex Indonesia berkomitmen memberikan nilai tambah melalui teknologi mutakhir yang memungkinkan diagnosis dini, pengobatan yang terarah, dan pemantauan pasien yang efisien. Sysmex Indonesia juga secara aktif mendukung upaya pemerintah dalam pengendalian penyakit dengan menyediakan solusi edukatif, promotif, dan preventif guna meminimalkan tindakan kuratif, khususnya untuk penyakit-penyakit yang menjadi prioritas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs www.sysmex.co.id.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!