Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNDP: AI Dapat Tingkatkan Kesenjangan antara Negara Kaya dan Miskin

📅 Rabu, 03 Des 2025, 02:15 WIB | Oleh:
UNDP: AI Dapat Tingkatkan Kesenjangan antara Negara Kaya dan Miskin Doc: VNA
Ket. Philip Schellekens

JENEWA – Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dapat memperlebar kesenjangan antara negara maju dan negara berkembang, sehingga memerlukan langkah-langkah kebijakan untuk mengukur dampaknya, demikian menurut laporan PBB pada Selasa (2/12).

Laporan dari Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) memperingatkan kemungkinan munculnya perbedaan besar antara negara-negara dalam hal kinerja ekonomi, keahlian masyarakat, dan sistem pemerintahan.

"Kami berpendapat bahwa AI menandai era baru meningkatnya ketimpangan antarnegara, setelah bertahun-tahun mengalami konvergensi dalam 50 tahun terakhir," ujar Philip Schellekens, kepala ekonom Biro Regional Asia-Pasifik UNDP, dalam jumpa pers di Jenewa, Swiss.

Laporan UNDP berjudul The Next Great Divergence: Why AI May Widen Inequality Between Countries menyatakan bahwa perdagangan, teknologi, dan pembangunan telah membantu menutup kesenjangan antarnegara dalam beberapa dekade terakhir, menghasilkan peningkatan pendapatan, kesehatan, dan pendidikan yang signifikan. Namun semua keuntungan ini kini berisiko terkikis.

“Pada akhirnya bahkan negara-negara kaya pun akan menderita jika negara-negara miskin tertinggal oleh AI,” kata Schellekens. “Jika ketimpangan terus meningkat, dampak limpahannya terhadap agenda keamanan, termasuk bentuk-bentuk migrasi ilegal, juga akan semakin mengkhawatirkan,” imbuh dia. SB/ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
Olahraga
PBSI Jaga Momentum Asian Ga...
Daerah
Biadab, Bapak Perkosa Anak ...

Harga Cabai Rawit Rp98.600/Kg, Telur Ayam Rp28.300/Kg

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp98.600/...

Gawat, Warga Jakarta Terlalu Banyak Lemak

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Gawat, Warga Jakarta Terlal...
Advertisement
Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

07 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.