Kemlu: Puluhan WNI Masih Belum Ditemukan Pascakebakaran Hong Kong
📅 Rabu, 03 Des 2025, 14:30 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Retno Mandasari
HONG KONG - 22 WNI masih belum ditemukan pascakebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, Hong Kong. Tulis Kemlu RI dalam keterangannya, Selasa (2/12).
Keterangan Kemlu RI itu turut memaparkan 9 WNI meninggal dan satu lainnya dirawat di rumah sakit akibat kebakaran yang terjadi pada Rabu (26/11) itu. Adapun estimasi WNI yang tinggal di kompleks Wang Fuk Court sebanyak 140 orang.
Sementara, pascakebakaran KJRI Hongkong juga telah mengirimkan tim ke lapangan untuk melakukan verifikasi WNI atau PMI yang terdampak. Termasuk, menyalurkan bantuan logistik dan mendirikan posko darurat di Tai Po Community untuk layanan identifikasi dan verifikasi bantuan kebutuhan dasar.
Termasuk memfasilitasi dokumen perjalanan dan juga menjalin komunikasi dengan simpul-simpul masyarakat Indonesia untuk memastikan seluruh WNI terdata dan tertangani. Seluruh masyarakat Indonesia di Hongkong untuk terus mengikuti instruksi pihak berwenang terkait isu ini.
Otoritas Hongkong saat ini masih melakukan penyelidikan dan telah menahan 11 tersangka dengan tuntutan pembunuhan. Serta, Kemlu RI memastikan akan terus memonitor dan menyampaikan perkembangan lebih lanjut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga Selasa (2/12) sebanyak 146 orang, termasuk seorang petugas pemadam kebakaran yang turut dipastikan tewas. Serta, 79 orang terluka termasuk 12 petugas pemadam kebakaran.
“Sementara, sekitar 40 orang dinyatakan hilang, dengan sekitar 100 kasus dikategorikan tidak dapat diselesaikan,” lapor South China Morning Post.
Adapun delapan blok hunian di kompleks perumahan yang terbakar tersebut direnovasi sejak Juli 2024, ditutupi perancah bambu dan jaring hijau. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!