Bukan Cuma Kerja! Kapasitas Diri Diperkuat: Airlangga Sentil Peserta Magang Perkuat Soft Skill dan Jejaring
📅 Rabu, 03 Des 2025, 15:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Istimewa.
JAKARTA – Pengembangan diri menjadi elemen kunci dalam memastikan program magang nasional tidak sekadar menjadi pengalaman bekerja, tetapi juga sarana membangun kapabilitas generasi muda secara berkelanjutan.
Peserta magang yang dibekali kompetensi teknis, soft skills, dan pola pikir adaptif akan memiliki daya saing lebih tinggi saat memasuki dunia kerja yang semakin dinamis.
Melalui pelatihan terstruktur, bimbingan mentor, serta evaluasi berkala, peserta dapat mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan potensi pengembangan dirinya.
Hal ini bukan hanya memperkuat kesiapan mereka menghadapi tantangan profesional, tetapi juga membantu perusahaan dan instansi mendapatkan talenta yang lebih produktif dan inovatif.
Dengan demikian, investasi pada pengembangan diri peserta magang menjadi langkah strategis untuk mencetak tenaga kerja masa depan yang unggul dan relevan dengan kebutuhan industri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong para peserta magang untuk terus mengembangkan ketrampilan nonteknis (soft skill) serta memperluas jejaring (networking).
"Selama magang ini kami berharap inisiatif yang tinggi. Terus semangat. Dan yang paling penting bangun networking. Networking itu adalah modal. Kemudian tentu harus jaga nama baik almamater dan diri sendiri," kata Airlangga saat meninjau Kantor PT Telkom Indonesia Persero Tbk di Jakarta, dikutip Rabu (3/12).
Dirinya juga berpesan kepada para mentor perusahaan agar selalu membimbing dan melibatkan peserta dalam proyek nyata.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kepada pimpinan dan para mentor, berikan kesempatan dan bimbingan terbaik agar bisa meningkatkan soft skill, serta melibatkan peserta magang dalam proyek nyata dan berdampak," tutur Menko Airlangga.
Diketahui, Pemerintah telah menjalankan Program Pemagangan Nasional sampai dengan batch 2. Untuk batch 3 sendiri akan dimulai pada 16 Desember 2025.
Program Pemagangan Nasional diinisiasi untuk menjembatani agar para lulusan baru perguruan tinggi memiliki keterampilan dan pengalaman kerja yang relevan sebelum mereka memasuki pasar kerja secara penuh.
Program ini juga dapat menjadi investasi strategis perusahaan dalam pengembangan talenta, serta dapat menjadi seleksi awal perusahaan dalam perekrutan tenaga kerja ke depan.
Lebih lanjut, Menko Airlangga juga menyoroti kebutuhan talenta digital pada bidang Akal Imitasi (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia yang semakin meningkat.
Dalam rangka mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen, sektor digital menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi pertumbuhan eksponensial.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!