Bogor Antisipasi Bencana Saat Natal dan Tahun Baru
📅 Rabu, 03 Des 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bogor
BOGOR – Pengamanan Natal dan Tahun Baru mulai disiapkan dengan seksama Pemkab Bogor. Selain itu, juga memastikan kesiapan menghadapi potensi bencana untuk masa Natal dan Tahun Baru. “Kami memastikan kesiapsiagaan mengantisipasi potensi bencana dan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru,” jelas Bupati Bogor Rudy Susmanto, Selasa. Menurutnya, ini sebagai tindak lanjut pemerintah pusat.
“Pemkab Bogor bersama forkopimda terus memperkuat koordinasi untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran pelayanan masyarakat selama periode Nataru. Ini komitmen bersama demi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya. Rudy menambahkan bahwa Kabupaten Bogor memiliki sejumlah titik kerawanan bencana serta wilayah wisata yang menjadi tujuan utama perayaan akhir tahun. Untuk itu, perlu kesiapan ekstra.
Menurutnya, dengan dukungan unsur TNI, Polri, perangkat daerah, serta penguatan rencana operasi lapangan, Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan kesiapsiagaan penuh menghadapi potensi bencana dalam pelaksanaan Natal serta Tahun Baru. Ia bersama forkopimda telah mengikuti Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah bersama kementerian dalam negeri, Senin (1/12).
Rakor tersebut membahas fokus utama tentang peningkatan kewaspadaan menghadapi potensi bencana di puncak musim hujan, serta pengamanan masa Nataru seluruh daerah. Rakot mengingatkan agar pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan, termasuk pemetaan risiko, peningkatan respons cepat, serta kewaspadaan terhadap kerawanan mobilitas masyarakat pada periode Nataru.
Uji Coba
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, kegitan lain Pemerintah Kabupaten Bogor adalah memperluas layanan administrasi kependudukan. Ini dilakukan dengan membuka uji coba pencetakan KTP elektronik (e-KTP) di 10 kecamatan. Ini sebagai bagian dari program percontohan sebelum diterapkan di seluruh 40 kecamatan tahun 2026.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab di Cibinong, Selasa, mengatakan pemilihan kecamatan tersebut didasarkan pada keterjangkauan wilayah dan jumlah penduduk yang tinggi. Sepuluh kecamatan yang menjadi lokasi percontohan meliputi Sukajaya, Jasinga, Tenjo, Parung Panjang, Jonggol, Cisarua, Sukamakmur, Gunung Putri, Citeureup, dan Ciomas.
“Program ini sesuai dengan arahan Bupati Bogor agar masyarakat tidak kesulitan dan jarak untuk memperoleh pelayanan administrasi kependudukan semakin dekat,” ujar Renaldi. Ia menjelaskan pelayanan yang dibuka di kecamatan-kecamatan tersebut mencakup seluruh layanan administrasi kependudukan, termasuk pencetakan e-KTP. Masyarakat cukup membawa persyaratan, dan apabila alat serta blangko tersedia, pencetakan dapat selesai pada hari yang sama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Disdukcapil menyiapkan seluruh kebutuhan peralatan, mulai dari mesin cetak, blangko e-KTP, hingga tinta. Stabilitas jaringan internet juga menjadi perhatian khusus, terutama untuk kecamatan di wilayah terpencil yang membutuhkan dukungan jaringan lebih kuat. Renaldi menambahkan, jam operasional pelayanan mengacu pada jam kerja kantor kecamatan, yakni Senin hingga Jumat. Namun, dia membuka kemungkinan pelayanan pada hari libur jika kebutuhan masyarakat dinilai tinggi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!