Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BSKDN Kemendagri Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis di Jateng

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 09:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
BSKDN Kemendagri Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis di Jateng Doc: ANTARA
Ket. Dokumentasi rapat evaluasi BSKDN Kemendagri.

JAKARTA – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) demi tercapainya keberhasilan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Sekretaris BSKDN, Noudy RP Tendean, dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan SPPG Jawa Tengah yang berlangsung di Gradhika Bakti Praja Semarang, Selasa (26/8).

"Saya kira pertemuan kita saat ini adalah bagaimana kita semakin meneguhkan komitmen kita semua untuk melakukan percepatan-percepatan di dalam implementasi program-program prioritas Presiden khususnya program makan bergizi gratis pada saat ini," kata Noudy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/8).

Noudy menegaskan program MBG memiliki peran strategis dalam menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045. Anak-anak yang kini duduk di bangku sekolah dasar hingga menengah merupakan calon pemimpin bangsa pada saat Indonesia genap berusia 100 tahun.

Dia menambahkan, pemberian gizi yang cukup dan sehat adalah fondasi penting untuk melahirkan generasi cerdas, sehat, dan mampu bersaing secara global.

“Bapak Menteri Dalam Negeri, Bapak Sekretaris Jenderal, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas komitmen yang tinggi dari Bapak Gubernur Jawa Tengah dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis, khususnya terkait dengan penyediaan lahan untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk program makanan bergizi gratis," ungkap Noudy.

Dalam kesempatan tersebut, Noudy juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng yang telah mengusulkan 134 titik pembangunan SPPG, melebihi target minimal tiga titik per kabupaten/kota. Beberapa daerah bahkan menyiapkan lebih dari empat lokasi.

“Ini menunjukkan komitmen kuat Jawa Tengah. Namun, perlu dilakukan verifikasi lapangan agar lokasi yang diusulkan sesuai kriteria umum maupun teknisnya," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa Kemendagri menurunkan dua tim besar untuk melaksanakan Monev di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Tim pertama berasal dari BSKDN yang mencakup 18 daerah, sedangkan tim kedua dari Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan yang mencakup 17 daerah.

Monev dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan, status sertifikat, akses jalan, tata ruang, ketersediaan air bersih dan listrik, serta kelayakan lingkungan sesuai standar pembangunan SPPG.

Noudy menambahkan, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran pembangunan SPPG melalui Kementerian PUPR dan dukungan operasional dari BGN.

Karena itu, percepatan penyediaan lahan menjadi kunci agar pembangunan segera dimulai.

"Dan sesuai dengan arahan Pak Mendagri kalau semuanya berjalan lancar pada bulan September sudah akan mulai pembangunan setelah melalui proses tentunya. Tender atau apapun sesuai dengan peraturan pendukungan, dan diperkirakan pada bulan Desember itu sudah bisa operasional," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.