Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Turunkan Sabar/Reza di SEA Games 2025, PBSI Jelaskan Alasan dan Tegaskan Jangan Jadi Polemik

2 Selasa, 02 Des 2025, 05:00 WIB | Oleh:
Turunkan Sabar/Reza di SEA Games 2025, PBSI Jelaskan Alasan dan Tegaskan Jangan Jadi Polemik Turunkan Sabar/Reza di SEA Games 2025, PBSI Jelaskan Alasan dan Tegaskan Jangan Jadi Polemik Doc: Bola

JAKARTA - Wakil Ketua Umum PBSI, Taufik Hidayat, menjelaskan keputusan menurunkan ganda putra non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di SEA Games 2025. Selain Sabar/Reza, PBSI juga menambahkan kekuatan dari tunggal putri, yakni Gregoria Mariska Tunjung.

Taufik menekankan bahwa perubahan komposisi pemain ini sebaiknya tidak dijadikan polemik karena sudah melalui keputusan bersama dan pertimbangan matang.

“Itu jangan dijadikan polemik, karena itu sudah satu keputusan tim. Atletnya juga sudah siap. Ada long list, ada short list, jadi mereka siap kapan pun,” ujar Taufik di Bandara Soetta, Tangerang, Senin (1/12).

Sabar/Reza masuk menggantikan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dari sektor ganda putra dan Thalita Ramadhani Wiryawan di tunggal putri. Taufik menambahkan, setiap atlet pelatnas harus selalu siap tampil, sehingga tidak ada ruang untuk polemik di luar internal tim.

Sebelumnya, Sekjen PBSI, Ricky Soebagdja, menyatakan pihaknya siap memenuhi target dua medali emas yang ditetapkan Kemenpora RI. Meskipun target ini lebih rendah dibanding SEA Games sebelumnya, di mana Indonesia meraih lima emas, Ricky menegaskan hal tersebut menjadi motivasi meningkatkan kualitas persiapan atlet.

“Kami ingin memastikan setiap atlet turun dalam kondisi terbaik dan siap memberikan kontribusi maksimal bagi Indonesia,” ujar Ricky, Jumat (28/11).

PBSI berkomitmen menghadirkan performa terbaik di cabang olahraga unggulan ini, menjaga tradisi emas. Persiapan intensif telah dilakukan melalui program latihan yang terstruktur, sistematis, dan terukur. Seluruh atlet menjalani penguatan fisik, pendalaman teknik, dan pemantapan strategi sesuai karakter lawan potensial.

Selain aspek teknis, mental dan ketahanan psikologis atlet juga menjadi fokus, mengingat tingginya tekanan kompetisi dan ekspektasi publik. Ricky menegaskan bahwa pemain dengan performa paling stabil akan diturunkan, setelah tim pelatih dari semua sektor melakukan evaluasi berkala dan menyesuaikan strategi latihan sesuai kebutuhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Gempuran AI, Bagaimana Seni...

Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar karena Situasi Timur Tengah

32 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Yamaha Mundur dari MotoGP Q...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.