Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jabar Bakal Reformasi BUMD untuk Kejar Target Pendapatan

3 Minggu, 30 Nov 2025, 15:58 WIB | Oleh:
Pemprov Jabar Bakal Reformasi BUMD untuk Kejar Target Pendapatan  Pemprov Jabar Bakal Reformasi BUMD untuk Kejar Target Pendapatan  Doc: Istimewa

BANDUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan melakukan reformasi terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) miliki Pemprov Jabar. Langkah ini diambil sebagai salah satu upaya mengejar target pendapatan pada tahun 2026 mendatang sebesar Rp30,1 triliun.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, Dedi Mulyadi, menjelaskan Pemprov akan melakukan konsolidasi terhadap BUMD. Tujuannya agar struktur usaha semakin efektif dan memberikan kontribusi optimal bagi keuangan daerah.

“BUMD akan digabungkan supaya kelembagaannya lebih ideal. Sehingga dapat mendorong pemasukan daerah lebih maksimal,” kata dia, melalui keterangan persnya, Sabtu (29/11).

Selain membenahi BUMD, Pemprov Jabar juga akan mengelola langsung berbagai aset strategis yang dimiliki daerah. Serta melakukan renegosiasi terhadap sejumlah kerja sama bisnis yang berjalan.

Pemprov Jabar juga akan memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperoleh tambahan pendanaan berupa stimulus dan peningkatan dana transfer. Ia menilai dukungan tersebut selayaknya diberikan bagi Jawa Barat yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

“Stimulus dana khusus dari pusat wajib bagi Jabar. Karena bagaimanapun dengan jumlah penduduk terbesar, Jabar ikut menentukan keberhasilan nasional,” ujar dia.

Sementara itu, dalam sebuah kesempatan Anggota Komisi V DPRD Jabar, Ahmad Faisyal, mengatakan BUMD memang perlu dievaluasi. Terutama BUMD-BUMD yang kondisinya memang tidak sehat hanya sebatas mendapat kucuran dana pemerintah daerah.

"BUMD itu harusnya itu berkontribusi terhadap PAD Pemprov Jabar bukan justru setiap tahun diberi kucuran dana. Oleh karena itu kami berharap BUMD yang ada ini perlu dievaluasi dan kami mendukung rencana Gubernur melakukan evaluasi," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Masih Rentan - 3 November 2026

1.5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 3 Nov...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.