Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dunia Dibawah Bayang-bayang Wabah Campak

📅 Sabtu, 29 Nov 2025, 16:57 WIB | Oleh:
Dunia Dibawah Bayang-bayang Wabah Campak Doc: AFP

MOSKOW - Kematian akibat campak turun 88 persen sejak 2000, tetapi kasus meningkat, dengan tiga kali lebih banyak wabah pada 2024 dibanding 2019, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (28/11).

“Upaya imunisasi global menurunkan kematian akibat campak 88 persen antara 2000 dan 2024. Hampir 59 juta nyawa telah diselamatkan oleh vaksin campak sejak 2000,” kata WHO dalam pernyataannya.

Meski demikian, sekitar 95.000 orang meninggal akibat campak pada 2024, sebagian besar anak di bawah usia lima tahun. “Setiap kematian akibat penyakit yang bisa dicegah tidak dapat diterima,” tambah WHO.

Kasus campak justru meningkat pesat secara global. WHO memperkirakan 11 juta infeksi pada 2024, hampir 800.000 lebih banyak dibanding sebelum pandemi pada 2019.

Wabah besar nyaris tiga kali lipat dibanding 2021. Wabah itu terjadi di 59 negara, angka tertinggi sejak pandemi COVID-19 yang mengganggu imunisasi.

Secara regional, kasus meningkat 86 persen di Timur Tengah, 47 persen di Eropa, dan 42 persen di Asia Tenggara dibanding 2019. Afrika justru turun 40 persen kasus dan 50 persen kematian.

Cakupan vaksinasi belum merata. WHO dan UNICEF memperkirakan 84 persen anak mendapat dosis pertama vaksin campak pada 2024, tetapi hanya 76 persen menerima dosis kedua.

Orang yang terinfeksi tetap menghadapi risiko seumur hidup, termasuk kebutaan, pneumonia, dan ensefalitis yang dapat menyebabkan pembengkakan otak dan kerusakan permanen.

WHO memperingatkan pemotongan dana tajam untuk program campak dan rubella dapat memperlebar celah kekebalan dan memicu wabah baru pada 2026.

WHO menekankan bahwa meski kematian menurun, campak tetap sangat menular, dan upaya vaksinasi global harus dipercepat untuk mencegah kebangkitan penyakit ini. Ant/Sputnik-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.