Nestle Indonesia Resmikan Model Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Lenteng Agung
📅 Jumat, 28 Nov 2025, 21:45 WIB | Oleh: Haryo BronoSetiap program WWF-Indonesia berbasis data dan riset untuk menghasilkan solusi jangka panjang yang berdampak nyata. Kami percaya bahwa melalui kerja sama lintas sektor yang erat, Indonesia dapat bergerak lebih cepat menuju masa depan yang bebas dari sampah dan polusi plastik,” tambah Rusyda.
Sementara itu, Founder & CEO Waste4Change M. Bijaksana Junerosano menambahkan bahwa pihaknya bertanggung jawab dalam pendampingan teknis, penyusunan SOP, serta pelatihan bagi petugas operasional di TPS3R Sinergi Bersih.
“Kami memastikan system pemilahan, penimbangan, dan pencatatan berjalan efisien serta sesuai standar. Pendekatan TPS3R Sinergi Bersih menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Program ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar dan mendorong perubahan perilaku menuju pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab,” ujar dia.
Saat ini, TPS3R Sinergi Bersih memiliki kapasitas pengelolaan hingga 42 ton sampah per hari. Sampah yang masuk dari rumah tangga akan ditimbang terlebih dahulu, kemudian dialirkan ke area conveyor untuk menjalani proses pemilahan oleh operator. Terdapat tiga kategori sampah yang dipilah: sampah bernilai ekonomis yang akan dijual ke offtaker, bubur organik yang dikirim ke pembudidaya Black Soldier Fly (maggot), serta material untuk RDF yang akan dimanfaatkan oleh industri semen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, sisa sampah yang tidak dapat diolah atau residu akan dibawa ke TPA Bantar Gebang. TPS3R Sinergi Bersih saat ini melayani wilayah seluas 26 RW dari empat kelurahan, yaitu Srengseng Sawah, Cipedak, Jagakarsa, Ciganjur, dan Lenteng Agung.
Melalui kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan organisasi lingkungan, TPS3R Sinergi Bersih diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sampah berkelanjutan yang menginspirasi, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!