Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkeu Bakal Tambah Layer Baru Cukai Rokok, Kini Tengah Dibahas Bersama DPR

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 07:03 WIB | Oleh:
Kemenkeu Bakal Tambah Layer Baru Cukai Rokok, Kini Tengah Dibahas Bersama DPR Doc: antara foto
Ket. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

TANGERANG - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa terkait kebijakan rencana penambahan satu lapisan (layer) baru tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) saat ini masih dalam kajian dan pembahasan bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

"Tarifnya belum bisa diumumkan karena masih harus diskusi sama DPR dulu. Belum ada pembahasan (resmi), tapi kita sudah bicara dan akan minta waktu untuk diskusi," kata Purbaya di Tangerang, Jumat (14/8).

Ia mengatakan, hingga saat ini proses pembahasan kebijakan tarif cukai rokok tersebut masih menunggu jadwal diskusi resmi bersama. Namun demikian, pihaknya telah merampungkan proposal penambahan layer cukai rokok tersebut.

Sementara itu, mengenai penerapan Cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) yang sempat tertunda, Kemenkeu menyampaikan bahwa statusnya hingga kini belum final dan belum dimasukkan ke dalam perhitungan utama APBN.

"Belum final, masih sedang dibahas. (Belum dalam perhitungan APBN) Tidak. Kalau ada upside potential," ucapnya.

Dalam hal ini, Purbaya juga menyinggung terkait maraknya penindakan barang impor ilegal, ia menjelaskan, anggaran operasional Bea Cukai akan ditambah untuk memberantas penyelundupan.

"Jadi memang, Bea Cukai biaya operasinya kita tambah supaya lebih banyak aktif menangkap penyelundupan-penyelundupan ataupun kecurangan-kecurangan bisnis lain di Indonesia," paparnya.

Dia mengklaim, sejauh ini tekah adanya perbaikan kinerja Bea Cukai yang lumayan signifikan, terlihat dari tumbuhnya penerimaan negara serta menurunnya peredaran rokok ilegal secara drastis.

"Dan hasil-hasil ini kan terlihat bahwa ada perbaikan kinerja yang signifikan dari Bea Cukai, dari tangkapan maupun dari pendapatannya yang sudah mulai tumbuh sekarang. Rokok-rokok gelap juga sudah berkurang secara signifikan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Nasional
Petugas SAR Evakuasi Korban...
Nasional
Penajam Siapkan  Kawasan In...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.