Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Keluarkan Peringatan Datangnya Siklon Tropis Senyar

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 15:30 WIB | Oleh:
BMKG Keluarkan Peringatan Datangnya Siklon Tropis Senyar Doc: BMKG

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan akan Siklon Tropis Senyar yang mendekati wilayah Indonesia. Pada 26 November, siklon tersebut bergerak ke arah barat menuju wilayah daratan Aceh.

Kepala BMKG,Teuku Faisal Fathani, mengatakan kondisi ini dapat meningkatkan suplai air di perairan hangat Selat Malaka. Akibatnya, akan muncul awan hujan di bagian utara Sumatra.

Saat ini, Siklon Tropis Senyar berpusat di sekitar 5.0° LU dan 98.0° BT dengan tekanan udara minimum mencapai sekitar 998 hPa. Dan kecepatan angin maksimum di sekitar sistem mencapai 43 knot (80 km/jam).

Siklon Tropis Senyar merupakan siklon yang tumbuh dari Bibit Siklon 95B di kawasan Selat Malaka, bagian timur Aceh. Siklon ini dapat berdampak signifikan terhadap potensi terjadinya hujan sangat lebat hingga ekstrem disertai angin kencang.

Menurut laman Research Center for Climate Change Universitas Negeri Padang, terbentuknya siklon tropis di Aceh cukup jarang terjadi. Secara teori, siklon tropis membutuhkan jarak minimal lima derajat lintang dari khatulistiwa untuk bisa tumbuh.

Gaya Coriolis atau gaya yang membuat udara berputar di wilayah ekuator. Kondisi ini membuat siklon menjadi sangat lemah bila terlalu dekat dengan garis ekuator.

Siklon tropisSenyar sendiri terbentuk pada posisi 5.0° LU. Hal ini membuatnya berada tepat di ambang batas minimal di mana rotasi masih mungkin terbentuk.

Selain itu, kondisi atmosfer ini memberikan kombinasi yang mendukung pertumbuhan bibit 95B menjadi siklon tropis Senyar. Selat Malaka yang dikenal memiliki suhu permukaan laut hangat menjadi sumber energi besar bagi pembentukan awan konvektif.

Kelembapan udara yang tinggi dan struktur angin yang relatif stabil membuat pusaran udara dapat berkembang menjadi siklon. Nah, faktor-faktor inilah yang memungkinkan siklon tropis Senyar tumbuh meskipun berada sangat dekat dengan khatulistiwa.

Research Center tersebut juga berpendapat pola cuaca ini akibat pemanasan laut global. Intensitas dan lokasi siklon tropis akan berkaitan seiring meningkatnya suhu permukaan air laut.

Fenomena seperti ini juga mengingatkan masyarakat bahwa pola cuaca di kawasan tropis kini semakin dinamis. Pemanasan laut global diduga berperan dalam memperluas area pertumbuhan siklon hingga mendekati lintang yang biasanya dianggap aman.

Terkait siklon tropis ini BMKG meminta agar wilayah Aceh, Sumatra Utara (Sumut), Kepulauan Riau, Riau, Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya waspada akan bencana hidrometereologi dalam 2-3 hari ke depan.

Hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem berpotensi mengguyur wilayah Aceh dan Sumut. Kemudian hujan sedang-lebat di sebagian wilayah Sumbar dan Riau. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

55 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.