Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Agam: Jalan Nasional Penghubung Padang-Pasaman Barat Terendam Banjir

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 10:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Agam: Jalan Nasional Penghubung Padang-Pasaman Barat Terendam Banjir Doc: ANTARA
Ket. Kondisi jalan provinsi yang tertimbun tanah longsor di Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Agam.

LUBUK BASUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyatakan ruas jalan nasional penghubung Kota Padang-Pasaman Barat terendam banjir sekitar 30-70 centimeter, sehingga akses lalulintas terputus pada Kamis (27/11).

"Banjir itu terjadi di Muaro Kandang, Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan. Kendaraan tidak bisa melewati ruas jalan itu karena air cukup tinggi menggenangi jalan usai curah hujan cukup tinggi semenjak Rabu (26/11) malam sampai Kamis (27/11) pagi," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Kamis.

Ia menambahkan untuk jalan provinsi penghubung Lubuk Basung menuju Bukittinggi terputus total, karena tertimbun tanah longsor di Muko-Muko dan Alai, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya.

Setelah itu jalan juga digenangi banjir dengan ketinggian sekitar 50 centimeter di Sungai Rangeh, Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya.

"Jalan menuju Lubuk Basung ke Bukittinggi terputus total, karena banyak titik longsor dan banjir. Saat ini arus lalu lintas yang aman hanya Lubuk Basung menuju Kota Padang," katanya.

Ia mengakui jalan provinsi penghubung Palembayan menuju Bukittinggi juga banyak yang terkena banjir, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

Setelah itu jalan provinsi penghubung Kota Padang menuju Bukittinggi terputus di Malalak, sehingga akses ke Malalak tidak bisa dilalui.

Ini dampak curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu semenjak 22-27 November 2025, sehingga terjadi bencana banjir bandang, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, angin puting beliung dan lainnya. Setidaknya ada 13 dari 16 kecamatan yang terdampak bencana alam itu.

Saat ini ada sekitar 135 Kepala Keluarga (KK) mengungsi akibat banjir bandang melanda Malalak Timur, Kecamatan Malalak, pada Rabu (26/11) sore. Banjir bandang mengakibatkan sekitar puluhan rumah rusak dan dua warga hilang terbawa arus banjir bandang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Rona
Duo Pop M2M Bakal Manggung ...

Tantangan Berat dalam Pelayanan Publik

11 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Tantangan Berat dalam Pelay...
Luar Negeri
Trump Batalkan Siaran Langs...

Trump Sebut Harga Minyak Dunia Bakal Segera Murah

26 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Sebut Harga Minyak Du...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.