Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemahaman Berasuransi Berdampak Positif Bagi Kinerja Penyedia Layanan

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 20:57 WIB | Oleh:


Optimisme terhadap prospek industri asuransi ini turut diperkuat oleh Ekonom dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty.  Ia melihat industri asuransi akan memasuki fase pertumbuhan baru pada 2026, seiring membaiknya indikator ekonomi nasional seperti konsumsi rumah tangga, daya beli kelas menengah, serta ekspektasi penurunan suku bunga global.

“Ketika ketidakpastian ekonomi mereda, permintaan terhadap produk proteksi cenderung meningkat karena masyarakat mulai memikirkan kembali mitigasi risiko jangka panjang. Dengan penetrasi asuransi yang masih di bawah 3% dalam satu dekade terakhir, ruang ekspansi industri masih sangat besar. Momentum pemulihan ekonomi 2026 menjadi titik penting untuk mempercepat pertumbuhan industri asuransi, baik dari sisi inovasi produk maupun perluasan akses,” ujar dia.


Sejalan dengan pandangan tersebut, Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia, Yulius Bhayangkara, menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat fondasi industri. Industri asuransi nasional menunjukkan tren pertumbuhan positif di tengah dinamika ekonomi global.

“Kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan asosiasi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sektor ini. Ke depan, inovasi produk, peningkatan literasi keuangan, dan transformasi digital akan menjadi motor utama dalam memperluas penetrasi asuransi dan memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan serta ketahanan ekonomi nasional,” ungkap Yulius.

Langkah Strategis Zurich Indonesia Optimalkan 2026 

Zurich Indonesia menyiapkan strategi penguatan yang selaras dengan potensi pasar dan arah pemulihan ekonomi nasional. Memasuki tahun 2026, Zurich Indonesia semakin menguatkan fokus perusahaan pada peningkatan penetrasi existing product melalui perluasan distribusi dan kemitraan, pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, serta penawaran berbagai inovasi dan transformasi layanan.


“Kami optimis melangkah ke depan dengan ekonomi Indonesia terus menguat, inovasi produk yang terus dikembangkan, serta generasi muda yang semakin menjadi fokus edukasi dan penetrasi produk. Kombinasi ketiga faktor ini akan menjadi landasan kuat bagi Zurich Indonesia untuk terus bertumbuh optimal di 2026,” lanjut Edhi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.