Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IBM Ungkap Masa Depan Komputasi Kuantum: Menuju Quantum Advantage 2026 dan Fault-Tolerant 2029

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 19:10 WIB | Oleh:
IBM Ungkap Masa Depan Komputasi Kuantum: Menuju Quantum Advantage 2026 dan Fault-Tolerant 2029 Doc: IBM
Ket. Foto Ilustrasi teknologi kuntum dari IMB. Perusahaan ini memperkenalkan prosesor kuantum, perangkat lunak, dan terobosan algoritma baru untuk komputasi fault tolerance.

JAKARTA - Selama beberapa dekade, komputer klasik mulai dari superkomputer hingga smartphone telah mengubah kehidupan manusia, seperti membantu memetakan genom, meramalkan cuaca, merancang infrastruktur yang lebih aman, dan menghadirkan kecerdasan buatan.

Namun, sejumlah masalah yang masih berada di luar jangkauan kemampuan komputer klasik. Beberapa di antaranya adalah memahami reaksi kimia yang kompleks, menguraikan protein dalam tubuh manusia, mensimulasikan material baru, membuka peluang produksi dan penyimpanan energi yang lebih efisien, mengoptimalkan jaringan logistik berskala besar, serta berbagai tantangan modern lainnya  akan selalu berada di luar jangkauan kemampuan komputer klasik.

Untuk menyelesaikan tantangan ini, manusia membutuhkan komputer yang bekerja dengan cara yang sama seperti alam. Solusinya adalah penggunaan komputer kuantum. Komputer ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang segala kemungkinan.

Teknologi computer kuantum bekerja dengan memanfaatkan mekanika kuantum untuk merepresentasikan dan memproses informasi dalam ruang yang jauh lebih luas dan multidimensional dibandingkan yang dapat diakses oleh komputer klasik.

Alih-alih dibatasi oleh angka nol dan satu, komputer kuantum memiliki ruang komputasi yang jauh lebih kaya, karena sifat alaminya memungkinkan data diatur oleh berbagai kemungkinan hasil. Sifat-sifat ini memungkinkan komputer kuantum menghitung informasi dengan cara beragama secara eksponensial.

Teknologi tersebut membuka peluang bagi matematika dan algoritma baru untuk menangani aplikasi yang berada di luar jangkauan komputer klasik yang bekerja sendiri. Ruang komputasi yang lebih kaya dari komputer kuantum memungkinkan menjelajahi solusi atas masalah kompleks yang tidak dapat dicapai oleh komputasi klasik semata, termasuk di bidang penemuan obat, penemuan material, optimisasi, dan logistik.

“Bermula dari pembuatan teori pada 1970-an, algoritma pada 1980-an, perangkat eksperimental pada 1990-an dan 2000-an, hingga menghadirkan komputer kuantum pertama secara daring untuk digunakan dunia pada 2016, IBM telah bekerja selama beberapa dekade untuk menghadirkan komputasi kuantum yang bermanfaat bagi dunia,” tulis keterangan tertulis IMB pada hari Selasa (25/11).

Pada tahun 2023, para ilmuwan dari IBM dan UC Berkeley mendemonstrasikan “quantum utility,” menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa komputer kuantum dapat menyelesaikan masalah pada skala yang melampaui simulasi brute force pada komputer klasik di mana satu-satunya alternatif adalah metode pendekatan klasik yang dirancang secara khusus sesuai dengan masalah tertentu.

Saat ini, lebih dari 300 anggota IBM Quantum Network terus mendorong pemanfaatan komputer kuantum IBM semakin jauh. Mulai dari startup yang mengembangkan layanan untuk mengurangi quantum noise, hingga institusi yang menerapkan teknik pada material kompleks dan penelitian ilmu kedokteran, berada di jalur yang tepat dalam menghadirkan quantum advantage atau ketika komputer kuantum dapat menjalankan komputasi dengan lebih akurat, murah, atau efisien dibandingkan komputer klasik.

IBM meyakini bahwa quantum advantage pertama akan terungkap pada tahun 2026. Dampak kuantum akan menjadi tonggak penting. Namun, itu bukanlah tujuan akhirnya. Pada tahun 2029, IBM akan menghadirkan IBM Quantum Starling yang diyakini akan menjadi komputer kuantum berskala besar pertama yang fault-tolerant, dengan kemampuan menjalankan 100 juta gerbang kuantum pada 200 qubit logis (20.000 kali lebih kuat dibandingkan komputer kuantum saat ini).

Komputer kuantum berskala besar fault-tolerant adalah komputer kuantum yang dirancang untuk beroperasi dengan benar meskipun terdapat kesalahan, yang akan mempercepat efisiensi waktu dan biaya di bidang seperti pengembangan obat, penemuan material, kimia, dan optimisasi.

Awal bulan ini, IBM mengumumkan kemajuan fundamental dalam perjalanannya untuk menghadirkan dampak dari kuantum pada akhir 2026 dan komputasi kuantum fault-tolerant pada 2029. Hal ini mencakup kehadiran IBM Quantum Nighthawk, sebuah prosesor kuantum baru yang dibangun untuk quantum advantage dan akan menghadirkan sirkuit 30% lebih kompleks;

Hasil eksperimen baru yang dilakukan IBM bersama mitra seperti Algorithmiq, Flatiron Institute, dan berbagai institusi lainnya akan berkontribusi pada open community quantum advantage tracker yang baru, menunjukkan hasil kuantum yang sebanding dengan metode simulasi klasik terkemuka.

Perangkat lunak kuantum baru yang mampu meningkatkan akurasi sirkuit sebesar 24% dan mengurangi biaya pengambilan hasil yang akurat hingga lebih dari 100 kali lipat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Jakarta Kenalkan Destinasi ...
Megapolitan
Warga Jakarta dan Sekitarny...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.