Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Virus Mpox Sampai ke Russia, 5 Orang Dirawat di RS Moskow

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Virus Mpox Sampai ke Russia, 5 Orang Dirawat di RS Moskow Doc: AP/NIAID
Ket. Gambar mikroskop elektron berwarna yang disediakan Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular pada tahun 2024, menunjukkan partikel virus Mpox (oranye) yang ditemukan di dalam sel yang terinfeksi (hijau).

MOSKOW - Kementerian Kesehatan Russia, Kamis (15/10), menyatakan lima orang, yang pernah kontak dengan pasien terinfeksi virus cacar monyet atau monkeypox, dirawat di rumah sakit di Moskow dengan kondisi membaik dan tidak menunjukkan gejala klinis penyakit Mpox.

"Langkah-langkah antisipasi wabah sedang dilaksanakan di Moskow, di mana di antaranya, lima orang yang pernah berkontak dengan seseorang yang diduga terinfeksi Mpox telah dirawat di rumah sakit sebagai tindakan pencegahan," kata Kementerian Kesehatan Russia di wilayah Moskow kepada RIA Novosti.

Kementerian tersebut menambahkan saat ini para pasien itu telah berada dalam pengawasan dan sampel tes mereka telah diambil.

Kondisi para pasien dinilai baik, tanpa adanya gejala klinis penyakit tersebut. Situasi itu berada di bawah kendali Kementerian Kesehatan Wilayah Moskow.

Sebelumnya, pada April, Kepala Badan Pengawas Hak Konsumen Russia (Rospotrebnadzor), Anna Popova, menyatakan situasi terkait penyakit Mpox di dunia saat ini cukup memprihatinkan.

Meskipun ada kemungkinan penularan kasus dari luar negeri, Popova mengatakan tidak ada risiko penyebaran di Russia.

Mpox adalah penyakit virus langka yang berisiko bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Gejala penyakit tersebut meliputi demam, pembengkakan kelenjar getah bening, dan ruam yang berkembang dari bintik-bintik menjadi lepuh dan luka yang pada akhirnya membentuk bekas luka.

Pada kasus ringan, biasanya penyakit Mpox akan sembuh dalam waktu 14 hingga 21 hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Nunjem

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Harga Tandan Buah Segar Kel...

Dunia Pendidikan Dibuat Susah Kabut Asap

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dunia Pendidikan Dibuat Sus...

Era Digital Makin Meninggalkan Etika Jurnalistik?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Era Digital Makin Meninggal...

Bansos agar Tepat Sasaran Perlu Penguatan Agen Perlinsos

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bansos agar Tepat Sasaran P...

Belum Pernah Mendapat 3 Poin, PSIM Sore Ini Berharap Menang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Belum Pernah Mendapat 3 Poi...

Persija Jakarta Menang Terus, Mau Tahu Rahasianya?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persija Jakarta Menang Teru...

Kota Global Sangat Memerlukan Riset dan Inovasi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kota Global Sangat Memerluk...

Layanan Perpajakan Harus Dipermudah dan Transparan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Layanan Perpajakan Harus Di...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.