Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Kenalkan Destinasi Wisata kepada Delegasi dari 14 Negara

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 12:43 WIB | Oleh:
Jakarta Kenalkan Destinasi Wisata kepada Delegasi dari 14 Negara Doc: ist
Ket. perkuat mice

JAKARTA – Untuk menarik wisatawan asing, Pemprov Jakarta melakukannya dengan berbagai cara. Tujuannya juga untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi global yang memadukan fasilitas MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) berstandar internasional dengan ragam pesona leisure.

Upaya ini salah satunya diwujudkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta saat menyambut pelaku industri pariwisata dari 14 negara dalam ajang Familiarization Trip (Famtrip) delegasi Jakarta Wonderful Indonesia Travel Fair (JWITF).

Para peserta yang merupakan tour operator dan travel agent mancanegara diajak merasakan secara langsung pengalaman otentik menjelajahi jantung sejarah dan kuliner Jakarta. Mereka berasal dari Filipina, Tiongkok, Arab Saudi, Jepang, India, Yunani, Malaysia, Taiwan, Aljazair, Bangladesh, Nigeria, Korea Selatan, Kroasia, hingga Thailand,

Perjalanan delegasi diawali dengan menyusuri jejak sejarah di Kawasan Kota Tua. Di kawasan cagar budaya berarsitektur kolonial ini, para delegasi mengunjungi Museum Sejarah Jakarta dan Museum Wayang, menyerap narasi panjang perjalanan Jakarta dari masa ke masa. Pengalaman berlanjut menjelang sore saat peserta diajak mengenal ramuan herbal tradisional khas Indonesia melalui sesi demo jamu di Acaraki Kota Tua.

Antusiasme delegasi terlihat saat mencicipi sajian jamu yang dikemas secara modern tanpa menghilangkan esensi warisan leluhur. Rangkaian famtrip dengan kuliner Tugu Kunstkring Paleis lewat agenda Open Dining of Jakarta, di mana para tamu menikmati hidangan autentik khas Jakarta dan Nusantara dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban.

Kepala Disparekraf Jakarta, Andhika Permata mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian penting dari komitmen Jakarta untuk memperkuat daya saing global.

“Jakarta terus maju menuju Top 50 Global City. Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa di balik modernitas dan gedung-gedung pencakar langit yang menunjang kegiatan MICE, Jakarta menyimpan kekayaan sejarah, budaya, dan kehangatan tradisi yang menjadikan pengalaman berwisata (leisure) di kota ini sangat berkesan," ujarnya, Jumat (16/10).

Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf Jakarta, Lucky Wulandari menyampaikan, penyusunan rute ini dirancang khusus untuk memperlihatkan fleksibilitas Jakarta sebagai destinasi Bleisure (Business and Leisure).

“Kota Tua, museum, edukasi jamu, dan kuliner heritage adalah atraksi penyeimbang yang sempurna bagi wisatawan bisnis maupun leisure. Kami merancang rute ini agar para pelaku pariwisata dunia mendapatkan gambaran utuh tentang portofolio wisata yang siap ditawarkan Jakarta," jelasnya, dikutip bj.com. Sementara itu, Ketua Sub Kelompok Pemasaran Luar Negeri Disparekraf Jakarta, Ervienia Oryza menambahkan, kehadiran delegasi dari 14 negara ini merupakan momentum krusial untuk memperluas jangkauan promosi mancanegara.

Menurutnya, pengalaman langsung (first-hand experience) yang dialami para delegasi adalah sarana promosi yang paling efektif. “Kami optimistis langkah ini menegaskan kesiapan Jakarta untuk berdiri sejajar dengan kota-kota utama dunia, menjadikannya bukan hanya sebagai hub konektivitas dan bisnis, tetapi juga destinasi MICE dan leisure terdepan di kawasan regional dan internasional,” tandasnya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Warga Jakarta dan Sekitarny...

Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Nunjem

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Harga Tandan Buah Segar Kel...

Dunia Pendidikan Dibuat Susah Kabut Asap

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dunia Pendidikan Dibuat Sus...

Era Digital Makin Meninggalkan Etika Jurnalistik?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Era Digital Makin Meninggal...

Bansos agar Tepat Sasaran Perlu Penguatan Agen Perlinsos

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bansos agar Tepat Sasaran P...
Olahraga
Belum Pernah Mendapat 3 Poi...
Olahraga
Persija Jakarta Menang Teru...

Kota Global Sangat Memerlukan Riset dan Inovasi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kota Global Sangat Memerluk...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.