Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Pemkot Medan Terapkan Belajar Jarak Jauh

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 13:28 WIB | Oleh:
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Pemkot Medan Terapkan Belajar Jarak Jauh Doc: Antara foto
Ket. Foto udara langit Kota Medan yang diselimuti kabut asap di Sumatera Utara, Rabu (14/10).

MEDAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara, memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh pada satuan pendidikan kota guna mengantisipasi dampak penurunan kualitas udara akibat kabut asap yang melanda wilayah itu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan Ahmad Barli mengatakan kebijakan tersebut menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumatera Utara (Sumut). 

"Ini sebagai perlindungan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga pendidikan," ujar Ahmad Barli di Medan, Kamis.

Ia mengatakan kebijakan tersebut bakal dilaksanakan menyeluruh satuan pendidikan mulai jenang PAUD, SD, maupun SMP negeri dan swasta yang dilaksanakan selama 16 hingga 21 Oktober 2026.

Ahmad mengatakan kebijakan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tersebut telah disampaikan ke seluruh satuan pendidikan untuk diimplementasikan.

Dalam edaran tersebut Ahmad mengingatkan satuan pendidikan untuk meminta orang tua/wali murid mengawasi dan memastikan peserta didik mengikuti PJJ dan tetap berada di dalam rumah selama jam belajar serta membatasi aktivitas di luar rumah.

Ia mengatakan para peserta didik melakukan pembelajaran dari rumah masing-masing melalui pemanfaatan platform digital atau media komunikasi yang disesuaikan oleh pihak sekolah.

"Dalam kebijakan itu guru tetap memastikan materi tersampaikan secara proporsional dan tidak memberatkan peserta didik," kata Ahmad Barli.

Nantinya, kata dia, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tersebut bakal dievaluasi secara berkala dengan memperhatikan kondisi kualitas udara dan petunjuk dari pihak berwenang.

"Informasi mengenai perpanjangan atau kembalinya KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) tatap muka akan disampaikan kemudian," ucap Kepala Disdikbud Kota Medan Ahmad Barli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Jakarta Kenalkan Destinasi ...
Megapolitan
Warga Jakarta dan Sekitarny...

Harga Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Nunjem

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Harga Tandan Buah Segar Kel...

Dunia Pendidikan Dibuat Susah Kabut Asap

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dunia Pendidikan Dibuat Sus...

Era Digital Makin Meninggalkan Etika Jurnalistik?

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Era Digital Makin Meninggal...
Daerah
Bansos agar Tepat Sasaran P...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.