Wagub Jawa Barat Ajak Semua Pihak Kerja Sama Tekan ‘Stunting’
📅 Senin, 24 Nov 2025, 14:45 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Pemprov Jabar
BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengajak semua pihak bekerja sama menekan angka stunting di Jabar. Hal tersebut disampaikannya, melalui keterangan pers yang diterima wartawan, Minggu (23/11).
Menurut Wagub, saat ini angka prevalensi stunting di Jabar merujuk Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 mengalami penurunan yakni dari sebelumnya 21,7 persen pada 2023 menjadi 15,9 persen pada 2024 atau turun 5,8 persen.
Turunnya angka stunting, menurut Wagub, menjadikan Jawa Barat mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Sebab, Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan angka penurunan tertinggi se-Indonesia.
Sementara itu, dengan jumlah penduduk sebesar 51 juta jiwa, penanganan stunting di Jawa Barat menjadi tantangan besar sehingga ia berharap semua pihak di Jawa Barat aktif terlibat menangani stunting.
"Penanganan stunting ini harus bersama-sama, tidak bisa sendiri-sendiri. Dan yang paling penting penanganan stunting butuh keseriusan," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wagub Erwan menegaskan bahwaurusan stunting bukan hanya masalah kesehatan. Namun, tentang bagaimana memastikan generasi penerus menjadi generasi yang berkualitas, berdaya saing sehingga dapat mendukung bonus demografi.
"Maka bibit-bibit generasi penerus harus terbebas dari hal-hal yang tak hanya menghambat pertumbuhan fisik. Tetapi juga pertumbuhan otak maka dari itu stunting harus ditanggulangi," ujar dia.
Sementara itu, Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan perlu kerjasama lintas sektor dalam menangani stunting. Sebab stunting bukan saja tanggung jawab pemerintah saja, namun juga dunia usaha, perguruan tinggi, media, dan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pastinya harus ada kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, mahasiswa, dan media itu harus bergerak bersama. Karena kita tahu stunting di Kabupaten Bekasi sudah berkurang, dan itu tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak,” ujar dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!