Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Ingatkan Risiko Algoritma AI

📅 Senin, 26 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Paus Ingatkan Risiko Algoritma AI Doc: AFP/Andreas SOLARO
Ket. Pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus Leo XIV

VATICAN CITY – Paus Leo XIV pada Sabtu (24/1), menekankan risiko kecerdasan buatan generatif, termasuk potensi pengambilalihan identitas dan relasi manusia, pengaruhnya terhadap opini publik, serta kemampuannya memperdalam polarisasi sosial.

Dikutip dari The Straits Times, dalam pesan memperingati Hari Komunikasi Sosial Sedunia, Paus mengatakan sistem AI mencerminkan cara pandang para penciptanya dan dapat membentuk pola pikir dengan mereproduksi bias yang tertanam dalam data yang diproses.

“Tantangannya… adalah soal melindungi identitas manusia dan relasi yang autentik,” ujar Paus.

Peringatan Paus Leo XIV muncul seiring AI generatif berkembang pesat dalam meniru, mengubah, dan menciptakan gambar, musik, serta teks hingga pada tingkat yang terkadang sulit dibedakan dari karya buatan manusia.

Pada 2023, pendahulunya, Paus Fransiskus, sempat menjadi objek gambar palsu berbasis AI yang viral, menampilkan dirinya mengenakan jaket puffer putih. Sejak itu, AI generatif kerap digunakan oleh sejumlah tokoh publik, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengunggah atau membagikan ulang gambar hasil komputer di akun daringnya.

Paus Leo XIV memperingatkan bahwa hanya segelintir perusahaan yang memegang kekuasaan besar atas pengembangan AI, dan bahwa alat-alat AI meningkatkan “kesulitan untuk membedakan antara realitas dan simulasi”.

Sejak terpilih pada Mei lalu sebagai Paus pertama asal Amerika Serikat, Paus Leo XIV secara konsisten memperingatkan pengaruh teknologi AI yang kian besar. Ia juga mengkritik sistem yang menyajikan probabilitas statistik seolah-olah sebagai pengetahuan yang dapat diandalkan, seraya menegaskan bahwa alat semacam itu pada akhirnya hanya menawarkan pendekatan atau perkiraan.

Menurutnya, tantangan ke depan adalah membangun tata kelola yang efektif, serta mendidik generasi muda tentang bagaimana algoritma memengaruhi persepsi terhadap realitas. Pada Desember lalu, ia juga mengecam percepatan penggunaan AI dalam aplikasi militer dan memperingatkan bahaya menyerahkan keputusan hidup dan mati kepada mesin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.