Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Strategi Agresif HKI, Kantor Baru di Tiongkok untuk Dongkrak Investasi

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 23:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Strategi Agresif HKI, Kantor Baru di Tiongkok untuk Dongkrak Investasi Doc: Antara/ Azmi Samsul Maarif.
Ket. Sejumlah pengendara saat melewat pabrik di kawasan Industri Millenium, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

JAKARTA – Mendorong arus investasi ke kawasan industri nasional menjadi strategi penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis manufaktur dan hilirisasi.

Kawasan industri menawarkan efisiensi melalui ketersediaan infrastruktur terpadu, kemudahan perizinan, serta kedekatan dengan rantai pasok, sehingga mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan daya saing.

Namun, daya tarik investasi tidak hanya ditentukan oleh insentif fiskal, tetapi juga kepastian regulasi, stabilitas kebijakan, serta kualitas tenaga kerja.

Tanpa perbaikan ekosistem secara menyeluruh, minat investor berpotensi tertahan. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci agar kawasan industri benar-benar menjadi pusat pertumbuhan baru yang berkelanjutan.

Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia membuka kantor perwakilan di Shenzhen, Tiongkok sebagai langkah strategis untuk mendorong arus investasi ke kawasan industri nasional.

Ketua Umum HKI Akhmad Ma'ruf Maulana dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (15/4), menyampaikan, langkah ini menjadi bagian dari upaya pihaknya dalam memperluas jaringan internasional guna menarik investasi seluas-luasnya bagi seluruh kawasan industri di Indonesia.

Disampaikan dia pula, selain di Tiongkok, HKI berencana membuka kantor perwakilan di sejumlah pusat ekonomi dunia lainnya seperti Singapura, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Rusia.

Dalam implementasinya, HKI menjalin kerja sama dengan berbagai mitra internasional sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Luar Negeri RI.

Kolaborasi ini bertujuan membuka akses investasi yang lebih luas dan memperkuat konektivitas antara kawasan industri Indonesia dengan investor global.

Dirinya menyampaikan bahwa pembukaan kantor perwakilan di Shenzhen, Tiongkok, serta rencana ekspansi ke sejumlah negara merupakan upaya konkret dalam membangun konektivitas langsung dengan pusat-pusat ekonomi dunia.

Melalui kolaborasi erat dengan mitra internasional, menurut dia, pihaknya mulai meraih sejumlah capaian investasi yang menjadi bukti bahwa langkah tersebut berada di jalur yang tepat, sekaligus menjadi momentum untuk terus mendorong penguatan promosi.

Ia menegaskan, HKI tidak hanya berperan sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai katalis dalam mendorong masuknya investasi berkualitas ke kawasan industri nasional.

Selain itu, HKI juga menyadari bahwa dinamika global saat ini, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah, menghadirkan tantangan tersendiri.

Namun demikian, kondisi tersebut dinilai tetap membuka peluang, mengingat Indonesia memiliki stabilitas, potensi, dan daya tarik yang kuat sebagai tujuan investasi alternatif di tengah ketidakpastian global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.