Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KKP Pastikan Layanan Pelabuhan Perikanan Tetap Optimal di Libur Lebaran 2026

📅 Senin, 16 Mar 2026, 13:28 WIB | Oleh: Tim Redaksi
KKP Pastikan Layanan Pelabuhan Perikanan Tetap Optimal di Libur Lebaran 2026 Doc: istimewa
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin kesiapsiagaan pelabuhan perikanan di seluruh Indonesia selama libur lebaran 2026

JAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin kesiapsiagaan pelabuhan perikanan di seluruh Indonesia selama libur lebaran 2026. Pelayanan tetap berjalan optimal agar kegiatan pendaratan, pembongkaran, serta distribusi hasil tangkapan ikan tetap berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif mengatakan menjelang dan selama periode Lebaran aktivitas di pelabuhan perikanan mengalami dinamika yang cukup tinggi. 

“Sebagian nelayan bersiap kembali ke daerah asal, sebagian lainnya memanfaatkan momentum sebelum libur panjang untuk melakukan aktivitas penangkapan maupun pendaratan ikan,” ungkapnya di Jakarta, Senin (16/3).

Untuk memastikan tata kelola operasional pelabuhan tetap berjalan tertib, aman, dan terkendali, Latif meminta seluruh jajarannya menggelar apel siaga kesiapan operasional pelabuhan perikanan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Tiga hal yang menjadi fokus KKP yaitu penguatan keselamatan pelabuhan perikanan bebas kebakaran, menjaga kualitas pelayanan publik, serta penguatan pendataan untuk mendukung optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Tim terpadu pengamanan pelabuhan perikanan harus selalu siaga, syahbandar di pelabuhan perikanan harus mampu memastikan pengawasan keselamatan pelayaran dan ketertiban di dermaga berjalan disiplin,” imbuhnya. 

Latif berpesan dalam menerapkan langkah-langkah pencegahan kebakaran di pelabuhan perikanan yaitu dengan mengatur jarak tambat kapal yang aman, pengawasan ketat terhadap aktivitas pengelasan, pemeriksaan kondisi kapal sebelum ditinggalkan awaknya, serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana keselamatan seperti hydrant, sistem pemantauan, dan akses darurat bagi kendaraan pemadam.

Selain itu diperlukan juga dukungan Polairud dan TNI AL untuk menjaga keamanan kawasan pelabuhan perikanan serta memastikan area vital tetap terkendali, serta partisipasi aktif asosiasi nelayan dan kelompok masyarakat dalam membangun sistem pengawasan berbasis komunitas.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan komitmennya untuk memberikan pelayanan optimal dan tetap menjaga ketersediaan stok ikan selama bulan Ramadan dan Lebaran 2026. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan produksi ikan di sentra nelayan dan pelabuhan perikanan seluruh Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kemenperin Dukung Pelestarian Batik Asli Indonesia

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dukung Pelestari...
Rona
D'Masiv Rilis Single Berbah...

BPOM Tetap Awasi Program MBG

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPOM Tetap Awasi Program MBG
Ekonomi
Menkeu Tegaskan Pemerintah ...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.