Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MBG Turut  Tingkatkan Permintaan Ikan Konsumsi di Daerah

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 19:00 WIB | Oleh:
MBG Turut  Tingkatkan Permintaan Ikan Konsumsi di Daerah Doc: Bakom RI

KARANGANYAR - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai mendorong peningkatan permintaan ikan konsumsi di daerah. Kondisi ini dirasakan langsung pembudidaya ikan yang kini lebih bersemangat menjalankan usaha mereka.

Salah satunya Dodo, pembudidaya sekaligus pedagang ikan asal Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Ia mengaku usahanya semakin berkembang sejak program yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai berjalan.

Menurutnya, hasil budidaya ikan kini terserap secara konsisten oleh dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. “Petani itu sekarang semakin semangat memelihara ikan karena pasti laku,” kata Dodo dikutip dari Bakom RI, Minggu (12/4).

Sebelum program tersebut berjalan, penjualan ikan Dodo rata-rata mencapai sekitar tiga kuintal per hari. Jumlah tersebut mencakup berbagai jenis ikan seperti gurami, patin, lele, nila, hingga kakap.

Namun kini, volume penjualan mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kebutuhan pasokan. Dalam satu pekan, ia mampu menjual hingga satu ton ikan untuk memenuhi permintaan pasar.

Bahkan, pada saat permintaan meningkat tajam, penjualan harian bisa mencapai satu ton. Kondisi ini menunjukkan dampak langsung program MBG terhadap sektor perikanan skala kecil.

Meski demikian, lonjakan permintaan juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi para pembudidaya ikan. Dodo mengaku kerap kesulitan memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.

“Tentu permintaan semakin meningkat dan akhirnya produksi tidak seimbang. Makanya, sering pedagang akhir-akhir ini kesulitan mencari ikan konsumsi,” kata Dodo.

Saat ini, ia baru mampu memasok kebutuhan untuk tiga dapur SPPG dan belum dapat memenuhi seluruh permintaan. Keterbatasan produksi menjadi kendala utama di tengah tingginya kebutuhan pasar.

“Program MBG ini kelihatan sekali dampak ekonominya, sangat luar biasa. Kami selaku pedagang ikan merasakan sekali dampaknya,” ujar dia.

Dodo berharap pemerintah dapat memberikan pembinaan bagi pembudidaya ikan, terutama skala rumahan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara produksi dan permintaan.

Dodo menilai program MBG turut menggerakkan berbagai sektor ekonomi lain di masyarakat. Mulai dari pedagang sayur, telur, susu, hingga beras ikut merasakan dampaknya.

“Perputaran ekonomi di sekitar kita gitu loh, Mas. Bapak Presiden, saya petani dari Klodran mengucapkan terima kasih. Dengan program Bapak ini perputaran ekonomi kami rasakan,” ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.