Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pimpinan MPR Desak Pemerintah dan Daerah Segera Rumuskan Pengembangan Kawasan Situs Patiayam sebagai Warisan Budaya dan Edukasi Nasional

📅 Senin, 24 Nov 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sementara itu Dekan FIK Universitas Kristen Satya Wacana Ferry Fredy Karwur berpendapat, saat ini masih terjadi gap yang cukup lebar antara pemahaman para ilmuwan dan masyarakat umum terkait pentingnya situs Patiayam.

Sebagai seorang ilmuwan di bidang biologi molekuler, ujar Ferry, kegiatan para arkeolog di situs Patiayam dapat memperkaya cabang ilmu yang lain.

Menurut Ferry, proses pembentukan lapisan tanah dan efeknya kepada makhluk hidup dapat memberikan konteks baru pada cabang ilmu yang lain.

"Kondisi ini peluang bagi situs Patiayam untuk menjadi bagian dari upaya untuk mempersempit gap tersebut," ujar Ferry.

Terkait upaya pengembangan situs Patiayam secara berkelanjutan, menurut Ferry, model-model penataan ruang dalam pengelolaan kawasan harus dipikirkan secara serius.

Agar, tegas dia, kepentingan-kepentingan sosial masyarakat dan pelestarian situs Patiayam dapat berjalan secara beriringan dalam pengembangan kawasan.

Berdasarkan pengamatan Ferry, di kawasan Patiayam ada dua kegiatan ekonomi masyarakat yaitu masyarakat bekerja sebagai buruh pabrik di sekitar Kudus dan masih ada juga yang bertani di sekitar wilayah Patiayam.

Menurut dia, situs Patiayam berpotensi menjadi tempat pembelajaran lapangan bagi masyarakat. Sehingga di masa depan masyarakat di sekitar situs Patiayam juga berpotensi menjadi ilmuwan di bidang arkeologi, geologi dan vulkanologi.

Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten Kudus juga berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya pelestarian dan pengembangan situs Patiayam melalui kewenangan-kewenangan yang dimilikinya.

Upaya tersebut antara lain dengan konsisten menganggarkan dana untuk tali asih dan memberikan sertifikat bagi masyarakat yang menemukan fosil.

Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pelestarian fosil di situs Patiayam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.