Lois Boisson Rebut Gelar WTA Perdana di Hamburg
📅 Selasa, 22 Jul 2025, 07:17 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: JULIEN DE ROSA / AFP
HAMBURG – Petenis Prancis, Lois Boisson, mengukir sejarah di Hamburg, Minggu (20/7), dengan meraih gelar WTA perdananya lewat kemenangan dua set langsung atas wakil Hungaria, Anna Bondar. Kemenangan 7-5, 6-3 itu sekaligus mengakhiri puasa gelar tunggal putri Prancis di level WTA sejak Caroline Garcia menjuarai WTA Finals pada bulan November 2022.
“Ini pertama kalinya saya berpidato sebagai juara turnamen, jadi mohon maklum,” ucap Boisson yang berusia 22 tahun sembari mengucapkan “Danke” kepada publik tuan rumah. Unggulan kelima itu menunjukkan mental baja. Sempat tertinggal 2-5 di set pertama, Boisson bangkit dengan mencetak lima gim beruntun untuk membalikkan keadaan. Dia juga sempat kehilangan servis di set kedua sebelum merespons dengan pukulan dropshot yang brilian untuk menyamakan kedudukan 3-3 dan terus melaju hingga mengamankan kemenangan.
Pencapaian ini menegaskan status Boisson sebagai rising star tenis wanita Prancis. Bulan lalu, dia mencuri perhatian dunia ketika sebagai petenis peringkat 361 dunia dan hanya berstatus wild card, mampu melaju hingga semifinal Roland Garros sebelum dihentikan peraih juara, Coco Gauff. Kini, dia duduk di peringkat 63 dan dipastikan menembus 50 besar dunia mulai pekan depan.
Sementara itu, Bondar, juara edisi non-WTA 250 Hamburg tahun lalu, sebenarnya memulai laga dengan impresif. Dia langsung mencatat dua break servis dan unggul 4-0. Namun, kegagalannya menutup set saat unggul 5-2 dimanfaatkan Boisson untuk bangkit dan mengendalikan pertandingan.
Di turnamen pria (ATP) petenis Italia Luciano Darderi merebut gelar di Bastad, Swedia, usai menundukkan Jesper de Jong dalam tiga set: 6-4, 3-6, 6-3. Darderi, yang kini berusia 23 tahun, telah mengoleksi tiga gelar ATP sepanjang karirnya, semuanya di atas tanah liat. Sebelumnya, dia menjuarai turnamen di Cordoba dan Marrakesh tahun ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kali ini saya sangat gugup. Tapi ini luar biasa. Tiga gelar ATP di usia 23, rasanya sungguh menggembirakan,” ujar Darderi yang kini menduduki peringkat 55 dunia. Dengan keberhasilannya di Bastad, Darderi menjadi petenis ketiga dengan gelar tanah liat terbanyak musim ini, menyamai rekor Carlos Alcaraz (3) dan rekan senegaranya, Flavio Cobolli (2).ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!